Sidang Akhir Rekrutmen Polri 2026 di Kalbar, 94 Peserta Lulus Jadi Calon Anggota Bhayangkara
Pontianak-Spektroom : Polda Kalimantan Barat menuntaskan tahapan akhir penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak 94 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam sidang akhir yang digelar secara terbuka di Aula Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (4/7/2026).
Sidang akhir tersebut menjadi penentu bagi para peserta yang telah melewati rangkaian seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, hingga kesamaptaan jasmani.
Proses penetapan kelulusan dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Dewantoro dan dihadiri unsur panitia seleksi, pengawas internal maupun eksternal, serta para peserta dan orang tua yang mengikuti jalannya sidang.
Dalam seleksi Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, tercatat sebanyak 90 peserta mengikuti sidang akhir.
Dari jumlah tersebut, 76 peserta berhasil masuk kuota dan dinyatakan lulus terpilih. Sementara 14 peserta lainnya berstatus lulus tidak terpilih karena keterbatasan formasi yang tersedia.
Adapun pada jalur Tamtama Polri, sebanyak 18 peserta mengikuti tahapan akhir seleksi dan seluruhnya dinyatakan lulus terpilih.
Pelaksanaan sidang berlangsung terbuka dengan menampilkan hasil penilaian peserta secara transparan.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, dalam proses rekrutmen anggota baru.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono menegaskan hasil yang diumumkan merupakan murni berdasarkan kemampuan dan prestasi peserta selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
"Polda Kalbar berkomitmen menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan kemampuan dan prestasi tanpa dipungut biaya," kata Bambang.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Menurutnya, sistem seleksi yang diterapkan Polri saat ini telah diawasi secara berlapis sehingga peluang terjadinya praktik kecurangan dapat diminimalkan.
Bambang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi secara sportif.
Bagi peserta yang belum berhasil masuk kuota tahun ini, ia meminta agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk mencoba kembali pada kesempatan berikutnya.
Sementara bagi peserta yang dinyatakan lulus terpilih, mereka akan melanjutkan tahapan berikutnya yakni pendidikan pembentukan untuk dipersiapkan menjadi anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap melayani masyarakat.
Polda Kalbar berharap rekrutmen yang berlangsung transparan dan akuntabel ini mampu melahirkan sumber daya manusia Polri yang unggul sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penerimaan anggota Polri yang semakin modern dan profesional.