Sidang Promosi Doktor Fakultas MIPA Universitas Lampung: Identifikasi Bakteri Patogen Berbasis Metagenomik NGS-ONT
# Repost fmipa.unila.ac.id
Bandarlampung - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Chalim menghadiri Sidang Promosi Doktor dr. Leni Ervina, M.Kes., Sp.A., Subsp. Neo (K), berlangsung di Ruang Sidang Gedung Dekanat Fakultas MIPA Lantai III, Jalan Prof Sumantri Brojonegoro, Universitas Lampung (UNILA), di Bandarlampung, Rabu (3/6/2026).
Promovendus dr. Leni Ervina, M.Kes, Sp.A(K) adalah seorang Dokter Spesialis Anak, Konsultan Neonatologi dan Konselor Laktasi yang berbasis di Bandar Lampung, ahli dalam merawat bayi baru lahir (khususnya kondisi kritis atau prematur) dan memberikan dukungan untuk ibu menyusui.
Promovendus mempertahankan disertasinya yang berjudul “Identifikasi Bakteri Patogen Berbasis Metagenomik Next Generation Sequencing Oxford Nanopore Technologies (NGS-ONT) sebagai Model Pemeriksaan Sepsis Awitan Dini Bayi Prematur di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek.”
"Penelitian yang saya lakukan merupakan kajian ilmiah yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi diagnostik modern di bidang kesehatan" terang dr. Leni Ervina, dihadapan para penguji.
Menurutnya, disertasi ini mengangkat pemanfaatan teknologi metagenomik berbasis Next Generation Sequencing Oxford Nanopore Technologies (NGS-ONT) untuk mengidentifikasi bakteri patogen penyebab sepsis awitan dini pada bayi prematur secara lebih cepat dan akurat.
"Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi model pemeriksaan diagnostik yang inovatif dalam penanganan kasus sepsis neonatal sehingga mampu meningkatkan angka keselamatan bayi prematur dan mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih efektif" tandasnya.
Sidang Promosi Doktor dipimpin langsung oleh Dekan FMIPA Universitas Lampung, Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., yang bertindak sebagai Ketua Sidang. Selama proses sidang berlangsung, promovendus memaparkan hasil penelitian, metodologi yang digunakan, temuan-temuan ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.
Para penguji memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta pendalaman terhadap substansi penelitian guna memastikan kualitas akademik dan kontribusi ilmiah dari disertasi yang diajukan.
Melalui diskusi akademik yang berlangsung secara konstruktif, promovendus mampu menjawab dan mempertahankan argumentasi ilmiahnya dengan baik sehingga menunjukkan penguasaan yang mendalam terhadap bidang penelitian yang digeluti.
Sidang promosi Doktor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan bagi pengembangan metode diagnosis penyakit infeksi pada bayi prematur serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.(@Ng).