SISSCa 2026 Resmi Ditutup, Riyanda Putra: SISSCa Media Pelestarian Sekaligus Penggerak Ekonomi UMKM
Sawahlunto-Spektroom: Rangkaian perhelatan budaya Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval (SISSCa) 2026 resmi berakhir pada Minggu (06/09/2026) malam. Penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para juara karnaval dan konser penutup yang menghadirkan artis ibu kota di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara langsung menutup iven tahunan yang telah menjadi agenda pariwisata unggulan Kota Warisan Dunia UNESCO tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan SISSCa 2026.
Riyanda menegaskan, SISSCa bukan sekadar seremoni karnaval, melainkan memiliki misi besar yang lebih strategis.
"Kelancaran pelaksanaan SISSCa ini menjadi bagian dari upaya kita menjadikan SISSCa sebagai media pelestarian dan promosi Songket Silungkang yang mendunia. Lebih dari itu, event ini harus membuka ruang manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif kita," tegasnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Panitia SISSCa 2026 melakukan inovasi dengan memperluas kategori kejuaraan karnaval. Jika sebelumnya terbatas, tahun ini juara dibagi menjadi tiga kategori utama, yakni kategori OPD/Instansi, kategori Umum, dan kategori Desa/Kelurahan.
Selain itu, panitia juga memberikan tiga apresiasi khusus bagi peserta dengan penampilan terbaik dan paling kreatif.
Menurut Wako Riyanda, perluasan kategori ini sengaja dilakukan untuk memberikan ruang keterlibatan yang lebih beragam.
"Perluasan kategori juara ini memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi berbagai unsur masyarakat. Kita ingin semua terlibat, dari instansi pemerintah, komunitas, hingga tingkat desa dan kelurahan, bersama-sama mempromosikan kebanggaan kita, Songket Silungkang," jelasnya.
Lebih lanjut, Riyanda Putra menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto untuk terus mendukung pengembangan warisan budaya daerah.
Pemko, kata dia, tidak hanya berorientasi pada pelestarian simbolik, tetapi memastikan warisan budaya tersebut memberikan dampak ekonomi.
"Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan berbagai warisan budaya daerah agar tidak hanya terjaga keberlangsungannya, tetapi juga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengembangan tersebut terutama kita arahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi bagi para penenun dan UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Songket Silungkang," pungkasnya.
Penutupan SISSCa 2026 berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara untuk menyaksikan pengumuman juara sekaligus menikmati konser penutup.