Skuad Garuda Muda Terpinggirkan, Indonesia Jadi Turis

Skuad Garuda Muda Terpinggirkan, Indonesia Jadi Turis

Oleh : Sarwono - Pemerhati Olahraga

Spektroom - Skuad Garuda besutan Nova Arianto dipaksa menjadi turis, setelah dua kali bertanding keok.

Di Piala Dunia U-17 Qatar ini tampil pertama kalah 1 - 3 dari Zambia dan tampil kedua dibuat tidak ada pilihan keteter dan kalah 0 - 4 dari Brasil.

Nasib dari dua kekalahan itu timnas Indonesia tersingkirkan dari Piala Dunia U-17.

Skuad Garuda Muda disimak dalam laga sore kemarin waktu Qatar ( malam WIB) dari tehnis permainan tidak dibawah Brasil, 45 menit babak pertama baik skiil individu maupun tim pemain Indonesia tidak kalah.

Kekalahan yang mencolok dengan formasi pemain 5 - 4 - 1 anak-anak skuad Garuda Muda, pertahanan belakang tetap kedodoran.

Pengalaman bertanding harus diakui skuad Garuda Muda kalah. Brasil dengan formasi pemain 4 - 2 - 4 kerja sama pemain rapi, pergerakan tanpa bola taktis saling dukung, kompak.

Terutama dalam pergerakan menguasai area kosong untuk membuka aliran bola. Pemain tanggap mengabarkan strategi pelatih Dudu Patetoci. Efektif serta ketat untuk menutup peluang lawan menguasi bola dengan taktik man to man marking.

Kiper indonesia kerja keras menyelamatkan gawangnya dari gempuran pemain Brasil. Serangan pemain depan dalam memprokasi pertahanan lawan membuat indonesia kebobolan 3 gol. Sebelum turun minum Brasil sudah unggul menorehkan kemenangan 3 - 0.

Babak kedua punggawa negeri samba itu menurunkan tempo permainan. Sayangnya anak-anak Garuda Muda kurang dapat memanfaatkan situasi bahkan sering salah oper bola. Masih mempertahankan formasi 5 - 4 - 1 mengakibatkan penyerang sering solo run tidak disuport pemain lain.

Bermain menurunkan tempo, Brasil toh masih mampu menambah satu gol dimenit ke - 33 babak kedua. Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan 4 - 0 untuk Brasil.

Hasil Selengkapnya Fase kedua Putaran Pertama

Grup A Inggris terlalu kuat dan mendominasi permainan sepanjang pertandingan 2 X 45 menit.

Pertandingan yang kurang menarik untuk ditonton itu, Inggris mengakhiri penderitaan skuad Haiti mencatatkan kemenangan 8 -1.

Kemenangan itu menjadi pelipur lara setelah pertamanya Inggris dipecundangi Venezuela 0 - 3. Mesir pada grup yang sama bermain imbang tanpa gol 0 - 0 Venezuela.(Sar).

Berita terkait

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс