SMA Pradita Dirgantara, Membentuk Kemampuan Akademik, Disiplin dan Tanggung Jawab
Boyolali - Spektroom: Melalui Surat Keputusan Kepala SMA Pradita Dirgantara (SMA PD) Nomor: Skep/4/V/2026/SMAPD tentang Penetapan Kelulusan Murid tahun ajaran 2025/2026, 101 siswa kelas XII dinyatakan lulus.
Direktur Utama dan Pengembangan SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Ari Presmena Tarigan berpesan agar seluruh siswa kelas XII yang pada akhirnya menjadi alumni ini bisa menjaga nama baik SMA PD dan terus berkarya.
"Hendaknya seluruh siswa SMA Pradita Dirgantara kelas XII dalam merayakan kelulusan secara khidmat dan sopan di lingkungan sekolah dan asrama, selamat kepada siswa yang telah memastikan diri diterima melalui jalur SNBP dan mendapat kepastian kelolosan Beasiswa Garuda 2026" ujarnya pada Wisuda Angkatan ke VI - Vargashera, di auditorium SMA Pradita Dirgantara, di Boyolali Jawa Tengah, Jum'at (29/5/2026).
Ari Presmena Tarigan juga menjelaskan SMA Pradita Dirgantara terus menunjukkan capaian yang membanggakan. Pada hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) para wisudawan angkatan ke-6, SMA Pradita Dirgantara berhasil meraih peringkat ke-2 Nasional berdasarkan mata pelajaran wajib dan peringkat pertama nasional untuk seluruh mata pelajaran.
"Selain itu, untuk minat perguruan tinggi luar negeri, mereka berhasil memperoleh 827 Letter of Acceptance. Ini adalah yang tertinggi di Indonesia dari berbagai universitas terbaik di dunia" ungkap Presmena dalam laporannya.
Menurut dia sebanyak 65 siswa berhasil meraih Biasiswa Garuda Sarjana , Untuk studi ke luar negeri, 60 siswa diterima perguan tinggi negeri melalui jalur Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan 11 siswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Beasiswa Garuda Sarjana adalah program beasiswa bergelar dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertujuan membantu putra putri terbaik di Indonesia untuk menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia.
"Capaian tersebut bukan sekedar angka, melainkan kumpulan harapan, kerja keras, perjuangan, dan doa dari banyak keluarga Indonesia. Kalian adalah generasi yang telah dibentuk bukan hanya untuk menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki karakter, kepedulian, daya juang, dan semangat untuk terus bertumbuh dengan DNA ke-Indonesiaan yang kuat" tandas Presmena Tarigan.
Dunia yang akan dihadapi, terus Presmena, adalah dunia yang berubah sangat cepat. Pengetahuan terus berkembang, begitu juga dengan tantangan dan kompetisi.
"Karena itu, jangan pernah berhenti belajar, karena menjadi pembelajar sepanjang hayat adalah keniscayaan yang harus dilakukan. Tetaplah rendah hati untuk belajar dari siapapun, dimanapun, dan dalam situasi apapun" tutupnya berpesan.

Sementara ditempat yang sama Mewakili Kepala Staf TNI AU, Wakasau Marskal Madya (Marsdya) TNI Teddy Risalyadi mengungkapkan, wisuda hari ini juga menjadi bagian perjalanan SMA Pradita Dirgantara dalam menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
"Enam angkatan mungkin belum merupakan perjalanan yang panjang bagi sebuah institusi pendidikan. Namun, dalam usia yang relatif muda, SMA Pradita Digantara telah menunjukkan pertumbuhan yang membanggakan dan semakin dapat kepercayaan sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas" tutur Masrdya Teddy Risalyadi.
Sebagai sekolah berasrama, lanjut dia, dengan semangat kedirgantaraan, SMA Pradita Digantara tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga disiplin, daya juang dan kemampuan untuk bertanggung jawab.
Dilingkungan inilah mereka tumbuh sebagai bagian keluarga besar TNI Angkatan Udara, mereka tumbuh di tengah dunia yang bergerak sangat cepat, perkembangan teknologi kecerdasan buatan, kompetisi goblal, dan membawa tantangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya.
"Karena itu, saya berharap Vargashera menjadi generasi yang terus belajar, mampu beradaptasi, dan berani mengambil peran nyata bagi bangsa Indonesia. Pengalaman selama tiga tahun di SMA Pradita Digantara adalah bekal penting dalam perjalanan kalian ke depan" ujarnnya berharap.
Disiplin, ketangguhan, kebersamaan, kekompakan, kepedulian yang dipelajari di sekolah, adalah menjadi fondasi dalam menghadapi kehidupan yang sesungguhnya.
"Hari ini kalian mungkin meninggalkan kampus tercinta, tetapi nilai-nilai yang ditanamkan di Alma Mater ini harus tetap hidup dalam setiap langkah perjalanan kalian" pungkasnya (@Ng).