Stok Beras Capai 3,5 Juta Ton, BULOG Pastikan Pasokan Aman Saat Ramadan

Stok Beras Capai 3,5 Juta Ton, BULOG Pastikan Pasokan Aman Saat Ramadan
Dirut BULOG Ahmad Rizal, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Johar dan Pasar Kanjengan, Semarang, Jumat (27/2/2026). Foto : Ning B.

Semarang–Spektroom: Perum BULOG memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepastian itu disampaikan Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Johar dan Pasar Kanjengan, Semarang, Jumat (27/2/2026).

Dalam sidak tersebut, Ahmad Rizal didampingi Direktur Pengadaan Prihastyo Setyanto, Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Tengah Sri Muniati, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Satgas Pangan Jawa Tengah.

Ahmad Rizal menyebutkan, stok beras nasional yang dikelola BULOG terus menunjukkan tren peningkatan sejak awal tahun. Jika pada akhir 2025 stok tercatat sekitar 3,2 juta ton, maka pada Februari 2026 jumlahnya telah mencapai 3,5 juta ton atau naik sekitar 300 ribu ton.

“Kenaikan ini hasil dari penyerapan gabah petani yang masif sejak Januari. Ini capaian yang sangat baik untuk memperkuat cadangan pangan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, penyerapan terbesar berasal dari sentra produksi seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Pemerintah, lanjut dia, telah menginstruksikan agar BULOG menyerap gabah petani secara optimal, termasuk di wilayah yang terdampak banjir.

“Meski ada kendala cuaca, gabah tetap kami serap. Secara teknis bisa ditangani dengan pengering atau metode lain, sehingga petani tetap mendapatkan kepastian hasil panen,” jelasnya.

BULOG menargetkan total penyerapan hingga akhir 2026 mencapai 4 juta ton setara beras. Target tersebut diyakini mampu menjaga stabilitas harga serta memperkuat cadangan beras pemerintah.

Selain untuk kebutuhan domestik, pemerintah juga memutuskan dukungan beras bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Dalam rapat terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, ditetapkan pasokan sebesar 2.280 ton untuk kebutuhan haji di Arab Saudi.

“Jumlah itu sangat kecil dibanding stok nasional, tidak sampai 0,01 persen. Jadi tidak akan memengaruhi cadangan dalam negeri,” tegasnya.

Tak hanya itu, BULOG juga mendapat target ekspor hingga 1 juta ton beras. Sejumlah negara seperti Malaysia, Timor Leste, dan Filipina menjadi potensi pasar yang akan dijajaki.

Dengan stok yang mencapai 3,5 juta ton dan terus bertambah, BULOG optimistis mampu menjaga pasokan dan stabilitas harga selama Ramadan hingga Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat beribadah dan merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga pangan.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс