Sukseskan SE 2026, BPS & Kemendagri Bersinergi Untuk Fasilitasi Sosialisasi di Media Luar Ruang

Sukseskan SE 2026, BPS & Kemendagri Bersinergi Untuk Fasilitasi Sosialisasi di Media Luar Ruang
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPS Pusat Amalia Adininggar Widyasanti Menandatangani Surat Edaran Bersama tentang Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. (Foto: Capture YouTube Kemendagri).

Jakarta - Spektroom: Secara administratif data sangat penti, dengan berbasis data kita bisa membuat kebijakan. Semakin banyak data maka kebijakan juga akan makin baik, termasuk kebijakan disektor ekonomi.

Oleh karena itu Badan Pusat Sistik akan melaksanakan sensus ekonomi, dari data ekonomi ini diharapkan nanti akan bisa membuat strategi dan kebijakan di bidang ekonomi, ini sangat dibutuhkan dukungan dari Kepala Daerah melalui Biro perekonomian Pemerintah Provinsi serta Bagian ekonomi di Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Hal itu disampaikan Mentri Dalam Negeri (Mendagri M.Tito Karnavian pada penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, antara Mentri Dalam Negeri dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (15/6/2026), di Graha Bhakti Praja Kemendagri.

Oleh karena itu Presiden menugaskan Badan Pusat Sistik untuk melakukan sensus atau survei data. Sebelumnya juga pernah dilakukan sensus sosial ekonomi.

"Dalam penyaluran berbagai program Bantuan Sosial (Bansos), pemerintah menggunakan sebuah sistem pemeringkatan kesejahteraan yang disebut Desil. Istilah ini mungkin sering didengar oleh masyarakat, namun belum banyak yang benar-benar memahami apa maknanya dan bagaimana pengaruhnya terhadap kelayakan penerima Bansos" terang Tito Karnavian.

Menurut Tito secara umum, Desil 1 sampai 10 digunakan sebagai skala. Namun dalam konteks Bansos, yang paling sering digunakan adalah Desil 1 sampai 5.

"Desil 1 adalah kategori sangat Miskin. Kelompok ini merupakan masyarakat dengan kondisi ekonomi paling bawah, kemudian Desil 3 hampir miskin, Desil 4 Rentan miskin dan Desil 5 Pas-pasan" urai Tito menjelaskan.

Diforum yang sama Kepala BPS Pusat Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dengan BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat penting, dengan memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi SE 2026, melalui penayangan media luar ruang antara lain spanduk, Banner dan Videotron.

audio-thumbnail
Sensus Ekonomi Adininggar
0:00
/202.85

"Untuk maksud tersebut para kepala daerah dan BPS di daerah perlu berkolaborasi untuk meningkatkan publisitas dari Sensus Ekonomi 2026, sehingga masyarakat di wilayah setempat bisa memahami dan punya rasa simpati untuk bisa berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026" terang Amalia Adininggar.

Pada bagian lain Amalia Adininggar juga mengatakan, SE 2026 sangat membutuhkan fasilitasi sarana dan prasarana dari Pemerintah Daerah, khususnya untuk perusahaan besar, BPS Kabupaten/Kota bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan bersama, misi questionnaire bersama dengan para pelaku usaha karena sangat membantu aktivitas dan efisiensi dari pelaksanaan sensus itu sendiri.

Namun demikian, BPS telah menyiapkan dashboard progres sebagai bentuk laporan secara berkala baik kepada Pemerintah Daerah maupun ke Mendagri.

"Kami juga sudah siapkan dashboard progres nanti pada saat pelaksanaan sensus bisa kami Laporan secara rutin perwilayah sampai dengan Kabupatan/ Kota, demikian pula progresnya bisa kami pantau bahkan terhadap petugas sensus bisa kita cek sudah melakukan survei atau belum" terang Amalia Adininggar lagi.

Menurut Amalia Progress reporting tersebut menggunakan teknologi life tracking, untuk memantau agar supaya petugas juga betul-betul melakukan tugasnya dengan baik dan mendata sesuai yang mereka tugaskan.

Selanjutnya BPS Daerah dengan kepala daerah di wilayahnya bisa membangun ownership kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerima petugas sensus.

"Ada 3 gubernur serta Bupati/Wali Kota yang telah menerima petugas sensus mereka menjadi pionir di data, sehingga menjadi teladan bagi masyarakatnya untuk kemudian masyarakat juga mau di data" tutup Amalia Adininggar.

Untuk diketahui Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan melalui 3 tahapan, pertama pada 1-30 Mei 2026 melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) untuk usaha besar yang memiliki alamat surat elektronik.

Sementara itu, tahap kedua pendataan dilakukan pada 16 Mei hingga 31 Juli 2026 menggunakan metode Computer Assisted Personal Interview (CAPI) yang menyasar usaha mikro, kecil, menengah, serta usaha besar yang belum memiliki email.

Selanjutnya tahap Pendataan Lapangan 15 Juni – 31 Agustus 2026 kunjungan tatap muka (door-to-door) oleh petugas sensus berseragam lengkap dan membawa surat tugas.(@Ng).

Berita terkait

Ely Toisutta Tantang 17 Pejabat Ambon Pulang dari PKN II Bawa Inovasi, Bukan Sekadar Sertifikat

Ely Toisutta Tantang 17 Pejabat Ambon Pulang dari PKN II Bawa Inovasi, Bukan Sekadar Sertifikat

Ambon-Spektroom: Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menantang 17 pejabat eselon II Pemerintah Kota Ambon yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2026 agar kembali dengan membawa inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar membawa pulang sertifikat kelulusan. Pesan itu disampaikan Ely saat menghadiri pembukaan

Eva Moenandar, Buang Supeno
Duka KKN UNUKASE: Tiga Mahasiswa Gugur dalam Pengabdian, Kampus Gelar Doa Bersama dan Hentikan Sementara KKN

Duka KKN UNUKASE: Tiga Mahasiswa Gugur dalam Pengabdian, Kampus Gelar Doa Bersama dan Hentikan Sementara KKN

Banjar-Spektroom : Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) setelah tiga mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat menjalankan pengabdian di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sebagai penghormatan terakhir, civitas akademika UNUKASE menggelar tahlilan dan doa bersama di Masjid

Junaidi, Buang Supeno
Verifikasi Tuntas, SMK Presiden Morotai Boarding School Selangkah Lagi Kantongi Izin Operasional

Verifikasi Tuntas, SMK Presiden Morotai Boarding School Selangkah Lagi Kantongi Izin Operasional

Morotai–Spektroom : SMK Presiden Morotai Boarding School semakin dekat mengantongi izin operasional setelah menjalani verifikasi faktual oleh Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Proses tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis asrama sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Tim

Nanang Adrany, Buang Supeno
Merah Putih di Dada, Karateka Shindoka Maluku Utara Siap Ukir Prestasi di Kejurnas 2026

Merah Putih di Dada, Karateka Shindoka Maluku Utara Siap Ukir Prestasi di Kejurnas 2026

Ternate-Spektroom : Semangat juang dan tekad mengharumkan nama daerah mengiringi keberangkatan Tim Shindoka Maluku Utara menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shindoka 2026. Setelah dilepas Sekretaris Umum KONI Maluku Utara, Mansur Sangaji, kontingen tiba di Jakarta, Selasa (4/8/2026), menggunakan pesawat Garuda Indonesia untuk mengikuti kejuaraan yang akan berlangsung pada 6–

Nanang Adrany, Buang Supeno
ссс