Trending

Surat Ijo Kembali Muncul, DPRD Surabaya Desak BPN Jatim Jelaskan Status Tanah.

Surat Ijo Kembali Muncul, DPRD Surabaya Desak BPN Jatim Jelaskan Status Tanah.
Warga pemilik surat ijo kembali mengadu ke DPRD Kota Surabaya / Foto : Fred.

Spektroom – Komisi B DPRD Kota Surabaya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menindaklanjuti aduan warga terkait sengketa Surat Ijo atau Izin Pemakaian Tanah (IPT), Selasa (11/11/2025). Rapat dipimpin Ketua Komisi B M. Faridz Afif dan dihadiri perwakilan Dispendukcapil Surabaya, Kantor Pertanahan Surabaya 1, serta BPN Jawa Timur.

Sejumlah warga pemegang Surat Ijo menyampaikan keluhan terkait dugaan ketidak sesuaian pengelolaan tanah. Cipto, warga Petemon, menuding adanya praktik tidak transparan antara BKAD dan BPN dalam penerbitan surat tanah yang berpotensi merugikan warga. Ia menyoroti kasus di Jalan Petemon Timur yang dinilai tidak sesuai data aset Pemkot.

Keluhan serupa datang dari Pras, warga lain, yang mengaku diminta membayar retribusi IPT saat mengurus KTP baru di kelurahan. Menurutnya, kebijakan tersebut memberatkan warga kecil karena pelayanan administrasi dikaitkan dengan kewajiban pembayaran IPT.

Menanggapi hal itu, Lely S dari Dispendukcapil menegaskan pelayanan administrasi tidak membedakan antara pemegang Surat Ijo dan pemilik Sertifikat Hak Milik (SHM). Selama warga ber-KTP dan KK Surabaya serta tinggal di alamat terdaftar, layanan tetap diberikan tanpa diskriminasi. Kebijakan ini, jelasnya, mengacu pada Perwali Nomor 30 Tahun 2025 untuk menjaga akurasi data kependudukan.

Sementara itu, Adi S dari Kantor Pertanahan Surabaya 1 menjelaskan bahwa Surat Ijo merupakan izin pemakaian tanah milik Pemkot dengan kewajiban membayar retribusi tahunan, sesuai Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 1997, Perwali Nomor 1 Tahun 1998, dan Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Tanah Aset Daerah.

Ketua Komisi B M. Faridz Afif menyimpulkan dua poin hasil rapat.

Warga pemegang Surat Ijo tetap berhak mengurus dokumen kependudukan seperti KTP dan KK serta DPRD akan menindak lanjuti persoalan status tanah dengan menghadirkan BPN Jawa Timur.

“Kami ingin penjelasan soal status tanah disampaikan secara jelas agar tidak ada perbedaan persepsi. Tujuan kami sederhana: memberikan kepastian hukum dan pelayanan yang adil bagi masyarakat,” tegas Faridz.

Penulis : Agus Suyono.
Editor. : Biantoro

Berita terkait

Cegah Penyalagunaan Penyaluran Beras, Perum Bulog Wilayah Papua Perketat Pengawasan

Cegah Penyalagunaan Penyaluran Beras, Perum Bulog Wilayah Papua Perketat Pengawasan

Jayapura-Spektroom : Pihak Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), menyusul adanya dugaan penyalahgunaan komoditas tersebut oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen BULOG dalam menjaga tata kelola distribusi beras pemerintah

Anthonius Teniwut, Julianto
Urai Kemacetan Pemkot Surabaya Tertibkan Lima Bangunan di Sempadan Saluran Jeblokan II

Urai Kemacetan Pemkot Surabaya Tertibkan Lima Bangunan di Sempadan Saluran Jeblokan II

Surabaya – Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beberapa hari terakhir, menertibkan lima bangunan yang berdiri di sempadan Saluran Jeblokan II, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari. Penertiban ini dilakukan untuk menata kawasan sekaligus mendukung upaya mengurai kemacetan di sekitar Traffic Light (TL) Jalan Tambang Boyo. Lima bangunan yang ditertibkan berada di atas

Bian Pamungkas
Di Tengah Musibah Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lindungi Pengemudi Ojol

Di Tengah Musibah Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lindungi Pengemudi Ojol

Jakarta - Spektroom : Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir, Imam Santoso, menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online di Jalan Panglima Polim, Jaksel. Ia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pengemudi transportasi online, melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kami turut prihatin atas musibah yang

Irvan Idris Saleh
Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyiapkan sekitar 75 space di sejumlah lokasi alternatif bagi pedagang UMKM di kawasan Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Relokasi kontainer tempat berjualan ini dilakukan menjelang pembangunan jalan lingkar yang berpotensi mengganggu keselamatan pedagang dan konsumen. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany,

Desmawati, Rafles