Tahun Ini Pemkab Ngawi Targetkan 169 Ribu Hektar Panen Padi
Ngawi - Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi menargetkan luas panen padi pada tahun 2026 ini mencapai 169.000 hektar. Target itu diupayakan bisa tercapai melalui peningkatan produktivitas dan intensifikasi pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Pada kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak se-Provinsi Jawa Timur di Desa Gemarang, Kecamatan Widodaren, Kamis (23/4/2026),
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok), mengatakan bahwa Kementerian Pertanian telah menetapkan target luas panen tersebut, sementara luas baku sawah di Kabupaten Ngawi saat ini hanya sekitar 49.000 hektar. “Untuk mencapai target tersebut, kami menyiapkan strategi peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 2,8 serta peningkatan produktivitas gabah per hektar,” kata Antok. Dirinya menjelaskan, Pemkab Ngawi juga mendorong percepatan masa tanam serta penguatan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan untuk mengoptimalkan capaian produksi tanpa perluasan lahan secara signifikan. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi anomali cuaca El Nino yang diprediksi mencapai puncaknya pada Juli–Agustus mendatang melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan dan optimalisasi program Electricity for Farming (E-Farm) dengan penggunaan sumur submersible di titik-titik kritis. Perhatian juga diberikan pada lahan pertanian yang bergantung pada sumber air waduk seperti Waduk Sangiran dan Waduk Pondok, mengingat ketergantungan terhadap curah hujan cukup tinggi. “Tujuan utama kami adalah meminimalisir risiko gagal panen sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga dan target pangan nasional dapat tercapai,” tegasnya. Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkab Ngawi optimistis target luas panen padi 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.