Tak Sekadar Mengasah Pisau: Bimtek Juleha Kubu Raya Cetak Penyembelih Bersertifikat Halal

Tak Sekadar Mengasah Pisau: Bimtek Juleha Kubu Raya Cetak Penyembelih Bersertifikat Halal
Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) berikan bekal Bagi juru penyembelih hewan yg baik dan benar bersertifikat Halal. Foto : Dok Panitia Bimtek Juleha.

Spektroom – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan daging halal yang terjamin mutunya, sekitar 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kubu Raya berkumpul di Aula Kantor Camat Sungai Raya, Sabtu (29/11/2025).

Mereka datang bukan sekadar untuk mengikuti pelatihan, tetapi untuk memahami kembali sebuah praktik yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana menyembelih hewan sesuai syariat Islam.

Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal atau Juleha ini menjadi ruang belajar bagi warga yang ingin memastikan setiap proses penyembelihan baik saat Iduladha, akikah, maupun kebutuhan rumah tangga dilakukan dengan benar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Dr. M.H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyambut baik antusiasme para peserta.

Ia menyebut pelatihan ini sebagai upaya penting untuk menjaga ketertiban dan kesesuaian praktik penyembelihan dengan tuntunan fikih.

“Pelatihan ini bukan hanya untuk Sungai Raya, tetapi untuk seluruh kecamatan.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya penyembelihan halal,” ujar Dr. Ekhsan.

Ia bahkan mendorong agar pelatihan serupa diperluas hingga tingkat provinsi dan setiap desa memiliki juru sembelih tersertifikasi.

Menurutnya, keberadaan tenaga terlatih akan menghindarkan masyarakat dari kekurangan petugas saat momen-momen penyembelihan.

Kegiatan yang digelar oleh DPD Juleha Kubu Raya ini dipimpin Ketua Riyanto, S.Pd., bersama Sekretaris Mardanlisa, S.H.

Mereka tidak hanya menyiapkan materi teori, tetapi juga menguji langsung kemampuan peserta melalui praktik penyembelihan hewan.

Di sinilah esensi sertifikasi ditekankan: hanya peserta yang benar-benar mampu dan memahami teknik penyembelihan secara tepat yang berhak menerima sertifikat.

“Sertifikat bukan sekadar tanda lulus.

Ini pengakuan bahwa seseorang siap bertugas dan bertanggung jawab atas setiap hewan yang ia sembelih,” tegas Riyanto.

Senada, Mardanlisa menambahkan bahwa Juleha hadir untuk memastikan masyarakat mengonsumsi daging yang benar-benar halal, baik dari sisi proses maupun kebersihan.

Karena itu, ia berharap pelatihan ini bisa menjangkau rumah potong hewan serta seluruh wilayah Kubu Raya.

Pelatihan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan sertifikat kepada peserta yang dinyatakan lulus.

Berita terkait

Polda Maluku dan Pemprov Luncurkan Program “Polisi Mengajar”, Fokus Bentuk Generasi Anti Narkoba dan Kekerasan

Polda Maluku dan Pemprov Luncurkan Program “Polisi Mengajar”, Fokus Bentuk Generasi Anti Narkoba dan Kekerasan

Ambon-Spektroom : Polda Maluku bersama Pemerintah Provinsi Maluku resmi meluncurkan program "Polisi Mengajar" yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (4/5/2026). Program tersebut menjadi langkah kolaboratif antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah berbagai ancaman

Eva Moenandar, Rafles
Pastikan Tuan Rumah Tiga Cabor Porprov 2026, Kota Pariaman Siap Kerahkan Sumber Daya Sukseskan  Pelaksanaaan dan Prestasi

Pastikan Tuan Rumah Tiga Cabor Porprov 2026, Kota Pariaman Siap Kerahkan Sumber Daya Sukseskan Pelaksanaaan dan Prestasi

Pariaman-Spektroom : Kota Pariaman sudah dipastikan bakal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tiga cabang olahraga, pada pesta olahraga terbesar di Sumbar 2-14 Oktober mendatang. Ketiganya yaitu cabor sepatu roda, soft tenis, dan teqball. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Porprov 2026 Septri didampingi Staf Khusus KONI Sumbar Mukti Ali Kusmayadi,

Rafles