Tanah Datar dan Solok Sepakati Tinjau Bersama Lokasi Alternatif Pembangunan Brigif TP dan Yon TP 951/PM

Tanah Datar dan Solok Sepakati Tinjau Bersama Lokasi Alternatif Pembangunan Brigif TP dan Yon TP 951/PM
Bupati Tanah Datar, Eka Putra. (Foto: Prokopim TD)

Tanah Datar–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Solok menyepakati peninjauan bersama terhadap lokasi alternatif pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Yon TP 951/PM sebagai langkah penyelesaian polemik penetapan lokasi pembangunan yang sempat memunculkan perbedaan pandangan di antara para pemangku kepentingan.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan lanjutan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Solok, Minggu (28/6/2026), dengan melibatkan kedua kepala daerah beserta jajaran, pemerintah nagari, unsur adat, dan tokoh masyarakat.

Peninjauan lapangan dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Pemerintah Kabupaten Solok, pemerintah nagari, instansi terkait, serta perwakilan masyarakat. Hasil peninjauan akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang dapat diterima seluruh pihak sehingga pembangunan, yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN), dapat berjalan sesuai rencana.

Pertemuan dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra beserta jajaran, Bupati Solok Jon Pandu dan jajaran, para Wali Nagari, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta tokoh masyarakat dari Nagari Simawang dan Nagari Bukik Kanduang. Seluruh peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, dan aspirasi dalam suasana dialog yang berlangsung terbuka dan kondusif.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas keberatan yang sebelumnya disampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terhadap kegiatan pemancangan lokasi pembangunan Brigif TP dan rencana lahan Yon TP 951/PM yang dilakukan Pemerintah Nagari Bukik Kanduang bersama Pemerintah Kabupaten Solok pada 2 Juni 2026 di kawasan Talago Janiah, Jorong Piliang Bendang, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

Keberatan itu kemudian disampaikan secara resmi melalui surat Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada Pemerintah Kabupaten Solok tertanggal 3 Juni 2026. Dalam surat tersebut, Pemkab Tanah Datar meminta agar proses penetapan lokasi memperhatikan status wilayah administrasi serta dilakukan melalui koordinasi antarpemerintah guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Meski menyampaikan keberatan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan tetap mendukung pembangunan Brigif TP dan Yon TP 951/PM. Menurut pemerintah daerah, yang dipersoalkan bukan program pembangunannya, melainkan mekanisme penetapan lokasi yang dinilai perlu diselesaikan melalui koordinasi, musyawarah, dan kesepakatan bersama.

Bupati Solok Jon Pandu menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjadi fasilitator dalam menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Kita ada, kita hadir untuk bagaimana memang menyatukan persepsi. Pemerintah daerah akan menyelesaikan persoalan ini dengan kepala dingin, dengan tujuan yang mulia, untuk kebaikan kita semua, baik bagi pertumbuhan nagari, kemajuan masyarakat, maupun kesejahteraan masyarakat," ujar Jon Pandu.

Senada dengan itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan bahwa baik Nagari Simawang maupun Nagari Bukik Kanduang memiliki semangat yang sama dalam mendukung pembangunan Brigif TP dan Yon TP 951/PM.

"Simawang men support pembangunan Yon TP ini, Bukik Kanduang juga punya niat yang sama. Tinggal hari ini kita pemerintah memfasilitasi," kata Eka Putra.

Menurutnya, pemerintah hadir untuk menjembatani berbagai kepentingan agar program strategis nasional tetap dapat berjalan tanpa mengurangi keharmonisan hubungan antarmasyarakat.

Melalui kesepakatan peninjauan lapangan bersama, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Solok berharap proses penyelesaian persoalan dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat.

Hasil peninjauan tersebut diharapkan menghasilkan keputusan yang dapat diterima seluruh pihak, sekaligus memastikan pembangunan Brigif TP dan Yon TP 951/PM sebagai bagian dari Program Strategis Nasional dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengganggu hubungan baik antarwarga di Nagari Simawang dan Nagari Bukik Kanduang. (Ris1)

Berita terkait

Pemkot Sawahlunto Terima 500 Mushaf Al-Qur'an dari PBKM DKI Jakarta, Disalurkan ke TPQ, Rumah Tahfidz, dan Masjid

Pemkot Sawahlunto Terima 500 Mushaf Al-Qur'an dari PBKM DKI Jakarta, Disalurkan ke TPQ, Rumah Tahfidz, dan Masjid

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Sawahlunto menerima bantuan 500 mushaf Al-Qur'an dari Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembelajaran Al-Qur'an di tengah masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Balai Kota Sawahlunto dan diterima oleh Sekretaris

Riswan Idris, Rafles
Ada yang Berbeda di KAI Daop 6 Yogyakarta, Schooliday Hadir Temani Liburan Anak di Stasiun Lempuyangan

Ada yang Berbeda di KAI Daop 6 Yogyakarta, Schooliday Hadir Temani Liburan Anak di Stasiun Lempuyangan

Yogyakarta – Spektroom Ada yang berbeda di masa liburan sekolah tahun ini di lingkungan KAI Daop 6 Yogyakarta. Untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi pelanggan, KAI Daop 6 menghadirkan program Schooliday di Stasiun Lempuyangan yang ditujukan khusus bagi anak-anak dan keluarga yang akan bepergian menggunakan kereta api. Melalui program

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045, Gubernur Sumbar Dorong Perda Segera Diimplementasikan

Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045, Gubernur Sumbar Dorong Perda Segera Diimplementasikan

Padang–Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan mempercepat implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga agar mampu menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Mahyeldi saat

Riswan Idris, Rafles
Dosen Politeknik Negeri Medan Kunjungi Diskominfoss Kuansing, Bahas Peran Komunikasi Publik Viralnya Budaya Pacu Jalur di Jagat Raya

Dosen Politeknik Negeri Medan Kunjungi Diskominfoss Kuansing, Bahas Peran Komunikasi Publik Viralnya Budaya Pacu Jalur di Jagat Raya

Teluk Kuantan-Spektroom : Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi menerima kunjungan dosen Politeknik Negeri Medan dalam rangka silaturahmi dan diskusi mengenai peran komunikasi publik pemerintah dalam mendukung viralnya budaya Pacu Jalur di tingkat nasional hingga internasional. Dalam pertemuan tersebut, Diskominfoss Kabupaten Kuantan Singingi diwakili oleh Pelaksana Harian

Salman Nurmin, Rafles