Tari Geyol Mempesona Tegal Mendunia

Tari Geyol Mempesona Tegal Mendunia
Siswa SMP N 4 Kota Tegal usai mengikuti acara menari masal 15 ribu orang Geyol Mempesona Tegal Mendunia di alun - alun Ki Gede Sebayu, Minggu, (15/02/2026).(Foto: Sigit,)

Spektroom - Gempita berbareng gembira nampak di raut wajah-wajah siswa SMP N 4 Kota Tegal yang mengikuti acara menari masal 15 ribu orang Geyol Mempesona Tegal Mendunia di alun - alun Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Minggu, (15/02/2026).

Adalah Clarisa Nurchoirunisa dari kelas 8, mendapat informasi turut serta menari masal di sekolahnya, langsung bergabung dengan siswa lain untuk mengikuti latihan selama 1 minggu di sekolahnya. Dia bercerita awal mula ketika sedang ulangan harian, tiba-tiba namanya disebut dalam pengumuman melalui pengeras suara untuk mengikuti acara menari geyol Tegalan di Alun-alun kota.

Clarisa mengaku bukan berasal dari Tegal, namun sangat menyukai budaya Kota Tegal khususnya tari Geyol. Dia juga berharap tari geyol yang dilakukan secara masal tadi benar-benar mendunia dan menjadi kebanggaan warga Tegal.

Rekannya Kirana Aurel Pratista kelas 8 F dari sekolah yang sama mengaku suka menari sejak SD. Dia sangat senang dan puas mengikuti acara menari Geyol masal. "Persiapanku hanya 2 hari dibantu guru. Aku sangat senang puas bisa mengikuti tarian geyol ini.

Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriyono bersama istri, Gadis Sephi Febriana yang mengenakan pakaian adat, memimpin langsung aksi tari geyol khas Tegalan ini yang melibatkan unsur pelajar, masyarakat, juga lintas perangkat OPD dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.

Jersey atau kostum yang dikenakan peserta pun tampak indah menyala beraneka ragam dan warna sehingga alun-alun dari berbagai penjuru terasa lebih berwarna. Suasana di 2 flying deck di alun-alun yang selama ini menjadi pedestrian yang instagramable juga begitu hidup oleh ratusan penari geyol.

Tari geyol bukan sekedar aktivitas olahraga dan hiburann, namun kegiatan ini mencerminkan semangat hidup sehat, kreativitas budaya, serta identitas masyarakat Tegal yang energik, guyub dan penuh keceriaan. Sedangkan tema ''Mempesona Tegal Mendunia'' mengandung makna, Kota Tegal memiliki potensi luar biasa--baik dari sisi budaya, pariwisata, kuliner, maupun sumber daya manusianya yang layak dikenal tak hanya tingkat nasional. tapi juga internasional.

Berita terkait

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс