Tekan Kasus Pernikahan Dini, DP3AKB Jember Masifkan Edukasi ke Remaja

Tekan Kasus Pernikahan Dini, DP3AKB Jember Masifkan Edukasi ke Remaja
Siswa/siswi SMP Negeri 1 Panti, Kecamatan Panti, Jember Jawa Timur (Foto Kominfo Jember)

Spektroom - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak di berbagai wilayah. Langkah ini semakin digencarkan mengingat tingginya kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang kini banyak menyasar remaja.

Untuk itu, DP3AKB Jember menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Salah satunya adalah Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember, yang turut berperan dalam memperluas jangkauan edukasi ke sekolah-sekolah, bersama GPP Jember menggelar kegiatan sosialisasi bertema Pencegahan Perkawinan Anak di SMP Negeri 1 Panti, Kecamatan Panti, Jember Jawa Timur, pada Senin (08/12/2025)

Kegiatan ini melibatkan 224 siswa dan siswi kelas 9 yang memenuhi aula sekolah setempat.

Antusiasme para pelajar terlihat sejak awal acara, terlebih ketika pemaparan materi diselingi pemutaran film edukasi berdurasi pendek yang menggambarkan dampak pernikahan dini.

Tayangan tersebut berhasil menarik perhatian dan memicu rasa ingin tahu para siswa, membuat suasana sosialisasi semakin hidup dan interaktif.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, dr. Oktavia Wahyu Krisna Murti, MM, dalam penyampaian materinya menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang wajib diperjuangkan.

Hak-hak tersebut meliputi hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, serta hak untuk berpartisipasi.

Menurutnya, anak berhak mengejar masa depan dan cita-cita setinggi mungkin. Karena itu, perkawinan anak merupakan ancaman serius yang dapat memutus peluang mereka untuk berkembang secara optimal.

“Pernikahan dini menghambat pendidikan, menghalangi pencapaian cita-cita, dan dapat mempengaruhi masa depan seorang anak secara keseluruhan,” jelas dr. Okta.

dr. Okta menambahkan bahwa perkawinan anak tidak hanya berdampak pada pendidikan, tetapi juga membawa resiko besar dalam aspek kesehatan mental, potensi kekerasan dalam rumah tangga, hingga ketidaksiapan dalam mengasuh anak.

Minimnya pengetahuan dan kedewasaan dalam membangun rumah tangga membuat pasangan muda rentan menghadapi berbagai tantangan.

Di sisi lain, anak yang lahir dari ibu berusia terlalu muda juga berisiko mengalami tumbuh kembang yang kurang optimal, sehingga meningkatkan potensi stunting, dimana sekarang ini stunting menjadi sebuah persoalan serius dan penanganan fokus pemerintah.

Melalui sosialisasi ini, DP3AKB Jember berharap para siswa memahami pentingnya pendidikan dan mampu menjaga diri dari risiko yang dapat menghambat masa depan mereka. (Budi S)

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
ссс