Tekan Lonjakan Sembako, Pemerintah Hadir Lewat Gerakan Pangan Murah

Tekan Lonjakan Sembako, Pemerintah Hadir Lewat Gerakan Pangan Murah
Masyarakat desa Sebadu kecamatan Mandor Kabupaten Landak tampak antusias dan berdesakan kunjungi Aksi Pangan Murah. (Foto: Sartiman)

Landak - Spektroom : Di halaman sederhana Desa Sebadu, Kecamatan Mandor, Selasa (24/2/2026) pagi itu, wajah-wajah warga tampak sumringah. Sejak matahari belum tinggi, ibu-ibu sudah berbaris rapi sambil menggenggam tas belanja.

Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang terasa makin menyesakkan dapur rumah tangga, pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Landak menjadi oase kecil yang dinanti.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pemkab Landak kembali menghadirkan gerakan pangan murah sebagai upaya menahan laju inflasi sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sepanjang 2026.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turun langsung menyapa warga.

Dengan nada tenang, ia menyebut pemerintah tak bisa tinggal diam ketika harga bahan pokok strategis merangkak naik.

“Saat ini kondisi harga pangan pokok strategis sedang mengalami kenaikan, sehingga pemerintah Kabupaten Landak terpanggil untuk melakukan intervensi melalui gerakan pangan murah ini,” ujarnya.

Bagi Suryani (38), ibu dua anak yang tinggal tak jauh dari lokasi kegiatan, pasar murah ini bukan sekadar agenda seremonial.

Harga beras, minyak goreng, hingga telur yang beberapa pekan terakhir naik, membuatnya harus memutar otak mengatur pengeluaran.

“Kalau bisa hemat lima sampai sepuluh ribu saja, sangat membantu,” katanya pelan.

Di stan-stan yang tertata sederhana, warga bisa membeli beras SPHP seharga Rp60 ribu per kemasan, minyak goreng Rp15 ribu per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, hingga telur ayam satu pack isi 10 butir Rp16 ribu.

Gas LPG 3 kilogram pun dijual Rp20 ribu per tabung—harga yang lebih ramah dibandingkan di pasaran.

Karolin menegaskan, gerakan pangan murah ini tidak berhenti di Mandor. Pemerintah daerah menjadwalkannya berlangsung di seluruh kecamatan hingga Desember 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka pendek untuk meredam gejolak harga, sembari menyiapkan penguatan produksi pangan lokal.

Namun lebih dari sekadar distribusi bahan pokok, ada pesan yang terus ia ulang kepada warga: kemandirian pangan dimulai dari halaman rumah sendiri.

Ia mengajak masyarakat tetap giat menanam padi di sawah dan ladang, serta memanfaatkan pekarangan untuk sayur-mayur.

Di tengah tantangan ekonomi global dan ketidakpastian harga, kebun kecil di samping rumah bisa menjadi penyangga paling nyata bagi dapur keluarga.

Di Desa Sebadu, pasar murah hari itu bukan hanya tentang transaksi. Ia menjadi ruang pertemuan antara kebijakan dan kebutuhan, antara angka-angka inflasi dan cerita dapur yang harus tetap mengepul

Berita terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Batam-Spektroom : Menghadapi perkembangan dunia digital kedepan, penting bagi pelajar diberikan Pembinaan Budi Pekerti, menanamkan nilai nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas dan bertangngung jawab. SMP Negeri 1 Batam melaksanakan Pembinaan Budi Pekerti menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (TP-PKK) sebagai Narasumber sekaligus

Desmawati, Rafles
UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

Tanah Datar–Spektroom : Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kali ini, UNP menggelar pelatihan peningkatan literasi digital, keuangan, dan perpajakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar,

Riswan Idris, Rafles
Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Tanah Datar–Spektroom : Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak berhenti pada gagasan-gagasan di atas kertas. Setiap inovasi, katanya, harus berujung pada perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan itu

Riswan Idris, Rafles
Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс