Terduga Penimbun Biosolar Bersubsidi Ditangkap di Padang

Terduga Penimbun Biosolar Bersubsidi Ditangkap di Padang
Tangki berisi biosolar yang ditimbun di kawasan Bandar Buat, Kota Padang (Foto: Humas Polresta Padang)

Padang-Spektroom : Polisi menyita sekitar tiga ton Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar dalam pengungkapan dugaan kasus penimbunan BBM di kawasan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (1/6/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, empat orang pria yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan turut diamankan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan berupa penimbunan BBM di belakang pertokoan serba Rp35.000 Bandar Buat.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Wildan Al Kautsar bersama personel langsung melakukan pengecekan dan penyelidikan di lokasi.

"Saat tiba di kawasan Rimbo Datar, Kelurahan Bandar Buat, petugas mendapati sejumlah orang sedang memindahkan BBM jenis biosolar dari sebuah mobil boks ke kendaraan tangki," ungkapnya.

Melihat aktivitas tersebut, petugas segera melakukan penggerebekan dan mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti di lokasi kejadian.

Empat orang yang diamankan masing-masing berinisial M (67), A (53), YP (40), dan F (36). Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolsek Lubuk Kilangan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto mengatakan, dari lokasi kejadian, polisi menyita satu unit mobil tangki mitsubishi colt diesel warna biru-putih bernomor polisi BN 8856 QB yang berisi biosolar.

Satu unit mobil boks isuzu traga putih bernomor polisi BA 8580 AAB, tiga unit tangki air berkapasitas satu ton berisi biosolar, serta satu unit mesin penyedot berikut selang yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM.

Wadhi menyebutkan, hasil penyelidikan awal menunjukkan BBM yang diduga ditimbun tersebut merupakan milik PT Pertamina.

"Akibat dugaan penimbunan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta," pungkasnya.

Berita terkait

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp219,81 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memastikan pembangunan dan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Dari kebutuhan tersebut, pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah mencapai Rp98,47 triliun. “Anggaran Kementerian PU harus diwujudkan menjadi layanan kepada masyarakat

Nurana Diah Dhayanti
Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Rafif Adinata Ramadhan, murid MAN 1 Pekanbaru, resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang akan digelar di Istanbul, Turki. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia karena menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah bersaing

Polin
Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Jakarta-Spektroom:Kwarnas Gerakan Pramuka menerima kunjungan delegasi Word Organization of the Scout Movement (WOSM) organisasi kepanduan non-pemerintah global yang menaungi Gerakan Pramuka di seluruh dunia. Bermarkas di Jenewa, Swiss, dalam agenda courtesy call yang berlangsung d taman rekreasi wiladatika cibuburi Ruang Sudirman Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan dukungan

Asmari, Anggoro AP
Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Kalbar. Langkah ini dilakukan menyusul masih ditemukan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut menjadi fokus

Apolonius Welly, Anggoro AP