Tes Kompetensi Akademik SMP Di Kota Solo Hari Pertama Lancar

Tes Kompetensi Akademik SMP Di Kota Solo Hari Pertama Lancar
Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik Tingkat SMP Di Kota Solo Berjalan Lancar Di Laksanakan Selama 4 Hari ( Senin, 13/04/2026, Dan)

Solo - Spektroom : Guna mengukur kemampuan sekaligus persiapan Ujian Akhir Sekolah,siswa klas 9 SMP di Kota Solo selama 4 hari mulai ( Senin, 13/04/2026 ) mengikuti Tes Kompetensi Akademik TKA

Dari pantuan hampir seluruh SMP melaksanakan TKA termasuk di SMPN 3 dan SMPN 25 di hari pertama berjalan lancar yang memilih pada gelombang 3 dan 4 guna memastikan stabilitas aplikasi.

Dikonfirmasi Kepala SMPN 3 Surakarta, Kucisti Ike Retnaningtyas, menjelaskan dalam pelaksanaan dari 255 siswa dibagi ke dalam empat sesi setiap harinya, dengan persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari pembekalan akademis hingga penguatan mental melalui kegiatan doa bersama.

Pihak sekolah memastikan pengawas dari luar serta teknisi proktor telah bersiap sejak pukul 06.00 WIB guna menjamin ketepatan waktu pelaksanaan setiap sesi.

"Anak-anak sudah dibekali baik secara akademis maupun secara mental. Bahkan pada Jumat lalu ada kegiatan doa bersama dan minta doa restu kepada Bapak Ibu guru, sehingga harapannya hasilnya tidak mengecewakan dan mendapatkan hasil terbaik," ujar Ike.

Format pelaksanaan TKA tahun ini dirancang serupa dengan Asesmen Nasional (AN), sehingga siswa dinilai tidak terlalu asing dengan tampilan antarmuka aplikasi dimana pendalaman materi melalui drill soal-soal literasi dan numerasi yang disisipkan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler.

Pendalaman dilakukan karena sekolah menghindari pemberian jam tambahan yang berpotensi membebani fisik siswa kelas sembilan.

Senada Kepala SMPN 25 Surakarta, Sutrisno, mengungkapkan pemilihan gelombang akhir merupakan strategi efektif untuk menghindari gangguan teknis yang sempat muncul saat simulasi.

Dari sisi sistem, aplikasi TKA saat ini tergolong stabil dan memudahkan siswa dalam mengerjakan soal secara digital dan pihak sekolah juga memfasilitasi koleksi buku soal dari berbagai penerbit di perpustakaan sebagai referensi tambahan bagi siswa.

"Tantangan kami adalah membuka pola pikir anak bahwa TKA ini penting, karena ada rumor di masyarakat bahwa ini tidak wajib. Kami terus mendorong agar semua anak ikut, sebagai pengalaman dan juga jaga-jaga jika ada perubahan regulasi di masa depan," kata Sutrisno.

Sedang dari sisi tingkat kehadiran, secara keseluruhan pada hari pertama TKA di Solo mendekati seratus persen, meski ada beberapa laporan siswa yang berhalangan hadir di sesi tertentu, tetapi secara umum mobilitas siswa di ruang ujian tetap terkendali.

Pelaksanaan TKA hari pertama siswa fokus mengerjakan mata pelajaran Matematika untuk mengukur kemampuan numerasi ini akan terus berlangsung hingga Kamis, 16 April 2026 dengan transisi mata pelajaran dari Matematika menuju Bahasa Indonesia. (Dan)

Berita terkait