Tiga Anak Madrasah Menatap Panggung Nasional, Perjuangan MTsN 1 Palangka Raya Menuju Final OSN 2026
Palangka Raya–Spektroom : Ruang Laboratorium Bahasa MTsN 1 Kota Palangka Raya, Rabu (26/8/2026), menjadi salah satu tempat penting bagi tiga murid yang sedang menapaki tahap akhir perjuangan mereka. Di ruang itu, Farhan Shehzad Adyatama, Naurafania Winanti Widyakirana, dan Aisyah Madina Hasan mengikuti pembukaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat nasional.
Bagi ketiganya, kegiatan tersebut bukan sekadar mengikuti acara pembukaan secara daring. Itu menjadi penanda bahwa perjalanan panjang yang mereka lalui telah membawa mereka sampai ke panggung kompetisi sains tertinggi di tingkat nasional.
Farhan dan Naurafania akan bertanding pada bidang IPA, sedangkan Aisyah mewakili bidang Matematika. Ketiganya berhasil melewati rangkaian seleksi yang kompetitif hingga dinyatakan sebagai finalis OSN 2026.
Pembukaan OSN tingkat nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB melalui siaran langsung kanal YouTube Pusat Prestasi Nasional. Di MTsN 1 Palangka Raya, ketiga finalis mengikutinya dengan didampingi guru pembimbing dan Wakil Kepala Madrasah.
Setelah pembukaan, perjuangan mereka belum selesai. Pada siang harinya, ketiganya kembali mengikuti Technical Meeting pukul 13.30–15.00 WIB. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan final, tata tertib, mekanisme tes hingga berbagai ketentuan yang harus dipahami sebelum bertanding.
Justru setelah rangkaian pembukaan itu, tantangan sesungguhnya semakin dekat.
Babak final OSN 2026 akan berlangsung Kamis hingga Jumat, 27–28 Agustus 2026. Pada tahap inilah kemampuan akademik, ketelitian, konsentrasi dan kesiapan mental ketiga siswa tersebut akan diuji bersama peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi MTsN 1 Kota Palangka Raya, kehadiran tiga siswanya di final OSN menjadi capaian penting. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan bahwa ruang belajar di madrasah tidak berhenti pada penguasaan pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan siswa yang berkompetisi dalam bidang sains di tingkat nasional.
Di balik nama ketiga finalis tersebut, ada proses panjang yang tidak terlihat di panggung. Ada belajar, latihan, pendampingan guru, seleksi demi seleksi, serta dukungan keluarga dan lingkungan madrasah yang mengantarkan mereka hingga titik ini.
Farhan, Naurafania dan Aisyah akan berhadapan dengan soal-soal final sesuai bidang masing-masing. Mereka tidak lagi sekadar membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama MTsN 1 Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah.
Keluarga besar MTsN 1 Kota Palangka Raya pun berharap ketiganya dapat menjalani final dengan tenang dan memberikan kemampuan terbaik.
Menang tentu menjadi harapan. Namun, keberanian tiga siswa madrasah untuk berdiri di antara peserta terbaik Indonesia sudah menjadi cerita prestasi tersendiri.
Rabu ini mereka baru mengikuti pembukaan. Kamis dan Jumat menjadi hari penentuan.
Tiga anak madrasah itu kini menatap panggung nasional membawa bekal ilmu, doa, dan hasil dari perjalanan panjang yang telah mereka tempuh.
Semoga Farhan Shehzad Adyatama, Naurafania Winanti Widyakirana dan Aisyah Madina Hasan mampu tampil optimal, menjunjung sportivitas, dan menjadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan mereka. (Polin-Pamilia)