Tiga Warga Jadi Korban Pohon Tumbang, Walikota Ambon Gerak Cepat

Tiga Warga Jadi Korban Pohon Tumbang, Walikota Ambon Gerak Cepat
Pohon tumbang di kawasan Taman Makam Pahlawan Kapaha, Tantui Bawah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (28/4/2025). (Foto: Eva, M)

Ambon-Spektroom : Insiden pohon tumbang di kawasan Taman Makam Pahlawan Kapaha, Tantui Bawah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (28/4/2025) malam sekitar pukul 19.01 WIT, melukai tiga warga, satu di antaranya mengalami patah tulang belakang dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, menjelaskan laporan awal diterima petugas Damkar, Robi Sitania, yang langsung diteruskan ke regu piket untuk penanganan cepat di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, dua korban mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya menderita luka serius berupa patah tulang belakang. Seluruh korban dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat, dengan satu korban dirawat di RS Bhayangkara Ambon dan dua lainnya di RS Siloam Ambon.

Tim Damkar menurunkan enam personel dengan dukungan tiga unit sepeda motor untuk mengevakuasi material pohon dan membersihkan badan jalan agar kembali bisa dilalui kendaraan. Proses penanganan dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan memulihkan akses transportasi secepatnya.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena merespon cepat kejadian pohon tumbang di wilayah Kapaha Ambon pada Selasa (28/04/2026) malam.

Merespons kejadian itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena langsung menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk melakukan penanganan terpadu, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, BPBD, Dinas PUPR, Satpol PP, dan instansi lainnya.

Wali Kota menegaskan pentingnya langkah cepat melalui identifikasi pohon rawan tumbang di seluruh ruas jalan, disertai tindakan pemangkasan hingga penebangan terkontrol guna mencegah insiden berulang.

“Peristiwa ini sudah berulang kali terjadi. Harus ada penanganan serius agar masyarakat merasa aman, terutama di tengah musim penghujan,” tegasnya.
Dinas Kesehatan juga diperintahkan untuk memastikan pendampingan medis terhadap para korban berjalan optimal hingga pulih.

Sementara BPBD diminta segera melakukan pendataan lengkap dan pelaporan sesuai prosedur penanganan bencana.
Wali Kota turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu pohon tumbang maupun bencana lainnya.

Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya memperkuat mitigasi dan penataan lingkungan guna melindungi keselamatan warga di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu. (EM)

Berita terkait

Presiden Prabowo Subianto Siang ini Meresmikan Dimulainya  Ground Breaking 13 Proyek Nasional.

Presiden Prabowo Subianto Siang ini Meresmikan Dimulainya Ground Breaking 13 Proyek Nasional.

Cilacap-Spektroom: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan 13 proyek nasional di berbagai lokasi merupakan bagian dari langkah besar menuju kebangkitan bangsa Indonesia. Proyek-proyek ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun oleh para presiden sebelumnya sejak awal kemerdekaan. Hal tersebut dikatakan Presiden ketika memberi sambutan pada peresmian ground Breaking 13

Bian Pamungkas
Prof Dr. H. La Ode Husen SH., M.Hum: Penataan Prodi Harus Berbasis Ilmu, Bukan Sekadar Pasar

Prof Dr. H. La Ode Husen SH., M.Hum: Penataan Prodi Harus Berbasis Ilmu, Bukan Sekadar Pasar

Makassar -Spektroom : Kebijakan penataan program studi (prodi) yang digulirkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, arah kebijakan ini harus tetap berpijak pada mandat utama perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban, bukan semata memenuhi kebutuhan

Yahya Patta, Buang Supeno