Trending

Tim Alap-alap Polres Jember Amankan Gumukmas Festival Carnival ke-7

Tim Alap-alap Polres Jember Amankan Gumukmas Festival Carnival ke-7
Apel pengamanan GFC ke-7 dan kesiapsiagaan di halaman Kantor Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (16/09/2026). (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Pasukan keamanan gabungan dari Tim Alap-alap Polres Jember, personel Polsek Gumukmas, Koramil 0824/20, Trantib Kecamatan Gumukmas, serta unsur kepanitiaan GFC menggelar apel pengamanan dan kesiapsiagaan di halaman Kantor Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (16/09/2026).

Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian GFC ke-7 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Mengingat kegiatan melibatkan peserta dari berbagai kalangan serta masyarakat dalam jumlah besar, kesiapan personel keamanan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Gumukmas AKP Edi Santoso. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Danramil 0824/20 Kapten Arm Teguh Harianto dan KBO Sat Samapta Polres Jember Iptu M Romli.

Kapolsek Gumukmas AKP Edi Santoso mengatakan, kehadiran personel gabungan menunjukkan adanya koordinasi lintas unsur dalam mendukung pelaksanaan festival tahunan di Kecamatan Gumukmas tersebut.

"Pengamanan nantinya tidak hanya difokuskan pada lokasi start dan finish, tetapi juga sepanjang jalur yang dilalui peserta. Personel akan melakukan pemantauan serta pengaturan di sejumlah titik untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan," ujar AKP Edi Santoso.

Peserta festival berasal dari berbagai kalangan, mulai dari lembaga pendidikan hingga masyarakat umum. Keberagaman peserta tersebut diperkirakan akan membuat suasana festival semakin meriah sekaligus membutuhkan pengaturan yang baik selama kegiatan berlangsung.

Camat Gumukmas Dannie Allcholin menyampaikan bahwa kesiapan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan GFC ke-7.

"Koordinasi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, panitia dan unsur terkait terus dilakukan agar kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana," kata Dannie Allcholin.

Menurutnya, kelancaran festival tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk peserta dan masyarakat yang berada di sepanjang jalur kegiatan.

Melalui momentum GFC yang diperkirakan disaksikan banyak masyarakat, sosialisasi mengenai program home care diharapkan dapat menjangkau warga secara lebih luas.

Kehadiran layanan kesehatan dalam sebuah event masyarakat juga memperlihatkan bahwa kegiatan festival dapat menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai program pelayanan publik kepada masyarakat secara langsung. (budi)

Berita terkait

Atasi Kendala Pengeringan di Daerah Rawan Banjir, Tim UNUKASE Raih Hibah Mahasiswa Berdampak

Atasi Kendala Pengeringan di Daerah Rawan Banjir, Tim UNUKASE Raih Hibah Mahasiswa Berdampak

Banjar-Kalsel-Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan Tim Dosen dan Mahasiswa yang lolos pendanaan Program Mahasiswa Berdampak–Aksara Peduli Tahun 2026. Kepastian tersebut tertuang dalam surat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 1386/DST/C3/DT.

Junaidi
Fakultas Syariah UIN Antasari dan Rumah Zakat Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infak Digital melalui INFAK.ID

Fakultas Syariah UIN Antasari dan Rumah Zakat Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infak Digital melalui INFAK.ID

Banjarmasin–Spektroom : Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin menjalin kerja sama dengan LAZNAS Rumah Zakat dalam pengelolaan dana infak melalui platform digital INFAK.ID. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilaksanakan di Kantor Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin, Jumat (9/10/2026). Penandatanganan kerja sama dilakukan bersama Dekan Fakultas Syariah UIN Antasari

Junaidi