Tim Taekwondo Maluku Utara Raih Dua Emas dan Perunggu Kejurnas Cadet dan Junior di Samarinda

Tim Taekwondo Maluku Utara Raih Dua Emas dan Perunggu Kejurnas Cadet dan Junior di Samarinda
Ketua Umum TI Maluku Utara Asadul Usud Boyratan bersama Adrian Putra Tomatala yang meraih medali emas nomor Kyorugi Junior U 51 Putra saat penghormatan pemenang (Foto:TI Malut)

Ternate-Spektroom : Hari terakhir Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior di GOR Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, atlit Taekwondo Maluku Utara Adrian Putra Tomatala yang bertanding pada nomor Kyorugi Junior U 51 Putra berhasil menyumbangkan medali emas.

Sebelumnya pada Kejurnas Taekwondo yang berlangsung sejak Kamis (23/4/2026) itu tiga atlit Taekwondo Maluku Utara telah menyumbangkan satu medali emas dan dua medali Perunggu.

Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Maluku Utara Asadul Usud Boyratan kepada Spektroom Minggu (26/4/2026) mengatakan, keberhasilan atlit Taekwondo Maluku Utara luar biasa dalam Kejurnas ini, perjuangan yang mereka tunjukkan dengan hasil yang dicapai sangat membanggakan.

"Kejurnas ini juga sangat strategis sebagai ajang mempersiapkan dan pengembangan atlit muda ke depan dapat menjadi atlit berprestasi," ujar Asadul.
Ia juga mengatakan, hasil yang dicapai atlit Maluku Utara jika di bandingkan dengan hasil tahun 2024 jauh berbeda karena di tahun 2024 Maluku Utara berada di peringkat buncit 36 dalam perolehan medali, namun di tahun 2026 Maluku Utara berada di peringkat 7 dengan 2 emas dan 2 perunggu dari 36 provinsi yang ikut Kejurnas.

Kepada pengurus TI Kabupaten Kota dan masyarakat Maluku Utara Ketua Umum TI menyampaikan terimakasih atas dukungan dan   suport serta doa sehingga para atlit Maluku Utara berhasil meraih pada Kejurnas ini.

Sebelumnya tiga atlit Taekwondo Maluku Utara yang meraih medali emas yaitu Frandov Jovantara Naibaho yang bertanding pada nomor Kyorugi Cadet U 41 Putra dan dua medali perunggu yaitu pada nomor Kyorugi Junior Kelas U-78 putra M. Abdi Fairuz Payapo dan Kyorugi Junior Kelas U-55 putra Lionel Solomon Sianipar.

Berita terkait

Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Pontianak-Spektroom : Di antara wajah-wajah yang masih canggung mengenakan seragam baru, tersimpan ribuan mimpi yang baru mulai dirajut. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, guru, polisi, pengusaha, hingga pemimpin masa depan. Namun sebelum mimpi-mimpi itu tumbuh besar, ada ancaman yang mengintai: narkoba, perundungan, dan kenakalan remaja. Karena itulah, pada masa pengenalan lingkungan

Apolonius Welly, Rafles
Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Banjarmasin–Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menerima kunjungan kerja dari Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin sebagai langkah awal memperkuat sinergi dan menjajaki kerja sama Akademik antar Lembaga Pendidikan Tinggi. Kunjungan tersebut diterima oleh Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., di Gedung Serbaguna UNUKASE, Jalan A. Yani

Junaidi, Rafles
Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Bogor-Spektroom : Masuk sekolah hari pertama menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kebijakan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sejumlah ASN untuk mengantarkan anak mereka memasuki hari pertama sekolah sekaligus mendampingi pelaksanaan Masa Pengenalan

Asmari, Rafles
ссс