Tito Karnavian Acungkan Jempol Kemkomdigi: Media Center Terpadu Jadi Garda Terdepan Informasi Pascabencana
Spektroom – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) atas peran strategisnya dalam menjaga arus informasi pemulihan bencana melalui penguatan media center terpadu di tingkat pusat hingga daerah.
Menurut Tito, dukungan komunikasi publik yang dijalankan Kemkomdigi terbukti efektif dan berdampak langsung pada kejelasan informasi yang diterima masyarakat, khususnya pascabencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Hampir sebagian besar internet bagus semua, komunikasi juga Alhamdulillah bagus. Tinggal mungkin daerah terpencil yang belum, dan itu berkait kerja sama Ibu yang bekerja secara silent,” ujar Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
Sebagai respons cepat atas bencana, Kemkomdigi mendirikan sejumlah posko yang berfungsi sebagai Pusat Informasi dan Media Center guna mendukung komunikasi darurat serta koordinasi penanganan di lapangan. Di Aceh, posko dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, sementara di Sumatera Barat berada di Komplek Kantor Gubernur Sumbar.
Adapun di Sumatera Utara, posko beroperasi di tiga titik strategis, yakni Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut, Gelanggang Olahraga (GOR) Pandan Tapanuli Tengah, serta Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Posko-posko tersebut menjadi pusat aktivitas komunikasi, mulai dari ruang kerja jurnalis, lokasi konferensi pers, hingga titik koordinasi lapangan bagi petugas Kemkomdigi, operator seluler, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Selain itu, posko juga difungsikan sebagai pusat pemantauan jaringan telekomunikasi oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) di wilayah masing-masing.
Tak hanya itu, posko media juga berperan sebagai ruang redaksi bersama untuk menyusun narasi kebencanaan, menyampaikan informasi publik, serta mendistribusikan konten resmi terkait penanganan dan pemulihan bencana.
Untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang diketuai langsung oleh Mendagri. Salah satu langkah strategis Satgas adalah pendirian media center terpusat di Posko Kemendagri sebagai sumber informasi resmi bagi masyarakat.
Media center ini direncanakan menyampaikan perkembangan pemulihan secara rutin melalui laporan harian dan mingguan.
“Saran kami, mohon bantuan Ibu, untuk masalah media center yang dipusatkan di Posko Kemendagri yang akan memberikan daily brief dan weekly brief,” kata Tito.
Untuk daerah terdampak, mekanisme komunikasi publik disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Di Aceh, posko khusus disiapkan untuk menyampaikan perkembangan harian agar masyarakat dapat mengikuti progres pemulihan secara detail dari hari ke hari.
“Di Aceh kami membuat posko spesifik untuk memberikan feeding tentang kegiatan-kegiatan di Aceh, sehingga masyarakat Aceh paham betul progres hari per hari,” jelasnya.
Sementara itu, media center di Sumatera Utara dan Sumatera Barat dikoordinasikan oleh pemerintah daerah melalui dinas komunikasi dan informatika setempat guna menyampaikan rekapitulasi kegiatan pemulihan setiap hari.
Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan dukungan penuhnya terhadap skema komunikasi terpadu tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjamin hak publik atas informasi yang akurat, rutin, dan mudah diakses selama masa pemulihan bencana.