TMMD 2026 di Sawahlunto Sasar Tiga Desa, Pertanian dan Perikanan Jadi Bagian Program
Sawahlunto-Spektroom : Persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mulai dimatangkan. TNI bersama Pemerintah Kota Sawahlunto meninjau sejumlah lokasi yang akan menjadi sasaran kegiatan TMMD.
Kegiatan TMMD tersebut direncanakan berlangsung pada Oktober-November 2026 dengan menyasar tiga desa di Kecamatan Talawi, yakni Desa Batu Tanjung, Desa Tumpuk Tangah, dan Desa Datar Mansiang.
Peninjauan melibatkan Perwira Seksi Teritorial Kodim 0310/SS beserta jajaran, Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Pemerintah Kota Sawahlunto, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Talawi, serta kepala desa yang wilayahnya menjadi sasaran kegiatan.
Salah satu sektor yang dipersiapkan dalam TMMD kali ini adalah ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto menyiapkan empat bentuk kegiatan yang akan diintegrasikan dalam program tersebut.
Kegiatan itu meliputi penanaman jagung di Desa Batu Tanjung, penyuluhan perikanan, penebaran benih ikan di Desa Datar Mansiang, serta penanaman bibit tanaman buah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih, SP, MP, yang dihubungi Spektroom Jum'at (21/8/2026) mengungkapkan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menyelaraskan sasaran kegiatan antara TNI dan pemerintah daerah.
"Dengan koordinasi tersebut, program TMMD diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat," ungkapnya.
TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat. Program ini diarahkan untuk membantu mempercepat pembangunan di wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Lebih jauh Heni menjelaskan, dalam konteks Sawahlunto, keterlibatan sektor pertanian dan perikanan menjadi bagian penting karena kegiatan tersebut dapat diarahkan untuk mendukung produktivitas masyarakat desa serta pemanfaatan potensi lokal.
Melalui penanaman jagung, pengembangan perikanan, hingga penanaman tanaman buah, kegiatan TMMD diharapkan dapat meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di tiga desa sasaran.
"Selain pembangunan infrastruktur, tujuan penting TMMD adalah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah. Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, penyuluh, dan masyarakat menjadi faktor penting agar setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberi manfaat setelah program TMMD berakhir" pungkas Heni. (Ris1)