TMMD ke 130 Kodim 1209/Bengkayang Wujudkan Impian Warga Dusun Sebujid Baru
Bengkayang - Spektroom : Harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak kini semakin dekat bagi Bapak Naenggolan, warga Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1209/Bky, rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini hampir selesai direnovasi. Senin (26/10/2026), suasana gotong royong masih terasa di lokasi pembangunan.
Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tahap akhir atau finishing.
Salah satu kegiatan yang dikebut adalah pengecatan dinding rumah agar terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk ditempati.

Bagi Naenggolan, perubahan tersebut bukan sekadar soal dinding yang kini berwarna baru. Rumah yang semakin mendekati kondisi layak huni menjadi gambaran hadirnya harapan baru bagi keluarganya.
Di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis tersendiri, pembangunan rumah warga melalui program TMMD menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc menjelaskan Kehadiran prajurit TNI tidak hanya membawa tenaga untuk membangun, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan melalui kerja nyata.
Proses pengerjaan rumah Naenggolan berjalan beriringan dengan upaya percepatan berbagai sasaran fisik TMMD lainnya.
"Untuk menjaga kelancaran pembangunan, personel Satgas terus mendorong dan mengangkut material bangunan menuju lokasi sasaran." ucap Dandim.
Ketersediaan material menjadi faktor penting agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Di jelaskan Selain renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program fisik TMMD ke-130 di Dusun Sebujit Baru juga mencakup pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) umum, tandon air bersih, serta sarana penunjang infrastruktur desa.
"Di tengah tantangan medan dan cuaca, sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan," tambahnya.
Gotong royong yang terbangun menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan semata-mata tentang menghadirkan bangunan baru, melainkan juga memperkuat kepedulian dan kebersamaan.
Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc. berharap seluruh sasaran fisik TMMD ke-130 dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil maksimal.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik. Lebih dari itu, manfaatnya diharapkan hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat: rumah yang lebih nyaman, akses terhadap fasilitas dasar yang lebih baik, serta tumbuhnya keyakinan bahwa harapan dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Pungkasnya .