TORA Berbuah Nyata, Heli Suyanto Resmikan Giri Murti sebagai Pusat Agroforestri Terpadu di Desa Tlekung
Batu-Spektroom: Kepastian hukum atas tanah yang selama bertahun-tahun dinantikan petani di Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung, akhirnya berbuah kesejahteraan nyata.
Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menghadiri syukuran keberhasilan Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sekaligus meresmikan Unit Usaha Giri Murti sebagai pusat pengembangan agroforestri terpadu, Rabu (22/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Heli mengenang perjuangan panjang sejak 2023 saat dirinya turut mengawal Program Percepatan Tanah Kehutanan. Upaya itu mencapai titik puncak ketika Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) TORA kepada warga Desa Tlekung.
“Melihat lahan ini sekarang, saya merasa sangat bangga. Dahulu kita berjuang untuk kepastian hukumnya, dan hari ini kita melihat tanah ini telah menghidupi masyarakat melalui pengelolaan yang luar biasa oleh KTH Guyub Rukun,” ujar Heli Suyanto.
Lahan hasil program TORA tersebut kini bertransformasi menjadi kawasan produktif yang dikelola Koperasi Produsen Merah Putih Puthuk Sejahtera melalui unit usaha Giri Murti.
Kawasan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk pertanian, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata edukasi berbasis kopi, lengkap dengan fasilitas homestay dan sajian kuliner tradisional.
Pengembangan kawasan ini turut mendapat pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Malang, sehingga mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, edukasi, dan pelestarian lingkungan dalam satu ekosistem.
Heli Suyanto memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian alam. Ia menegaskan pentingnya mempertahankan nilai-nilai lokal dalam pembangunan desa.
“Giri Murti adalah contoh nyata bahwa jika alam dirawat, maka alam akan menghidupi kita. Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk terus mendukung, terutama dalam penguatan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung agar akses ke pusat edukasi kopi ini semakin mudah,” tegasnya.
Acara yang dihadiri jajaran kepala OPD, Camat Junrejo, serta tokoh masyarakat tersebut berlangsung khidmat di tengah hamparan perkebunan kopi yang asri, menandai babak baru pemanfaatan lahan TORA yang tidak hanya legal, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.