Tradisi Imlek Lintas Negara: Kisah Sopir dan Pelintas di Perbatasan Entikong

Tradisi Imlek Lintas Negara: Kisah Sopir dan Pelintas di Perbatasan Entikong
Suasana Pelintas antar Negara keluar dari gerbang PLBN menuju wilayah PLBN Sarawak. (Foto: Kiriman Ono Jasa Raharja Putera)

Spektroom – Suasana PLBN Entikong Indonesia dan Tebedu, Sarawak Malaysia, ramai tak seperti biasanya.

Di tengah libur Imlek, ratusan pelintas antre untuk menyeberang, sebagian besar menggunakan bus antarnegara, travel, atau kendaraan pribadi.

Wawan, sopir bus asal Pontianak dihubungi via pesan singkat WA Kamis (19/2/2026) menuturkan bahwa dirinya rutin mengantar penumpang ke Sarawak.

“Setiap libur Imlek, jalur ini padat sekali. Kadang antrean panjang sampai ratusan meter,” kata Wawan sambil memeriksa dokumen penumpang.

Para pelintas memasuki ruang pemeriksaan. (Foto : Kiriman Ono Jasa Raharja Putera)

Ia mengaku harus sigap memastikan semua dokumen kendaraan dan asuransi lengkap agar perjalanan lancar. “Kalau dokumen kurang, kami harus balik lagi, ribet,” ujarnya.

Perubahan jam operasional sejak pandemi juga menambah tantangan. Dahulu PLBN dibuka pukul 05.00 hingga 17.00, kini mulai pukul 07.00 dan tutup pukul 16.00.

“Artinya kita harus lebih tepat waktu, kalau tidak, penumpang bisa terlambat sampai tujuan,” kata Wawan.

Di sisi lain, petugas PLBN juga sibuk. Ono Suwarno, petugas Jasa Raharja Putera, dihubungi via pesan singkat WA mengungkapkan volume kendaraan selama libur meningkat.

“Dalam sehari, kami bisa mengurus asuransi kendaraan yang keluar ke Sarawak hingga 60 unit. Sedangkan kendaraan masuk dari Malaysia sekitar 20 unit,” ujarnya.

Meski padat, koordinasi petugas lintas sektor membuat arus tetap tertib.

Para pelintas, sebagian besar warga Indonesia yang ingin berkunjung ke keluarga atau berwisata, tetap bisa melanjutkan perjalanan dengan aman.

Wawan menambahkan, melihat wajah penumpang yang senang bisa sampai tujuan dengan selamat, membuat semua lelahnya terbayar.

“Ini bukan sekadar perjalanan, tapi juga bagian dari tradisi,” kata Wawan. “Kami membantu mereka menyeberang, merayakan Imlek, dan tetap aman.” tambahnya.

PLBN Entikong dan Tebedu menjadi saksi hubungan lintas negara yang tetap hangat, meski pandemi telah mengubah banyak hal.

Di tengah kesibukan, ada kisah manusia yang bergerak sopir, petugas, dan pelintas yang memastikan tradisi dan kebahagiaan tetap berjalan.

Berita terkait

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Jakarta - Spektroom :  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi kelembagaan dan kemitraan usaha yang terintegrasi. “Langkah ini dijalankan untuk memastikan hasil laut dinikmati secara

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Jakarta — Spektroom : Menkop meminta seluruh pengurus KDKMP Panerusan Wetan dan koperasi di Banjarnegara untuk segera bersiap menyambut tiga langkah konkret Kemenkop. Langkah pertama mencakup sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026) membahas  hasil kunjungan

Nurana Diah Dhayanti
Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah. “Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Budi Sucahyono, Julianto
Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, mampu menyikapi perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini

Budi Sucahyono, Julianto
ссс