Trans Banyumas Terhubung dengan Stasiun Purwokerto, Operasional Dimulai 28 Maret 2026

Trans Banyumas Terhubung dengan Stasiun Purwokerto, Operasional Dimulai 28 Maret 2026
Tiga Pramugari cantik menyambut beroperasinya Trans Banyumas (Foto : Bian Pamungkas).

Purwokerto – Layanan transportasi publik di Kabupaten Banyumas semakin terintegrasi. Mulai Sabtu, 28 Maret 2026, Trans Banyumas resmi melayani penumpang langsung dari pintu barat Stasiun Purwokerto setelah diresmikan pada Jumat (27/3/2026).

Peresmian integrasi ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan PT Banyumas Raya Transportasi.

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarmoda, khususnya antara kereta api dan angkutan darat di wilayah Banyumas.

Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Vice President KAI Daop 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman serta Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng Martha Marsikun.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa integrasi ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di kawasan sekitar stasiun.

Menurutnya, keberadaan akses di pintu barat Stasiun Purwokerto menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan aktivitas yang selama ini terpusat di pintu timur, sekaligus membuka potensi pengembangan kawasan baru.

Trans Banyumas akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB. Terdapat tiga koridor utama yang terhubung dengan stasiun, yakni Koridor 1 (Ajibarang–Pasar Pon–Stasiun–Kota), Koridor 3A (Terminal Bulupitu–Stasiun–kawasan kampus hingga kembali ke terminal), dan Koridor 3B (UMP–Stasiun–Terminal Bulupitu yang terintegrasi dengan Trans Jateng).

Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menjelaskan bahwa layanan ini dilengkapi sistem informasi digital untuk memudahkan pengguna memantau rute dan posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat maupun papan elektronik di area stasiun.

Waktu tunggu antarbus diperkirakan berkisar 15 hingga 20 menit.
Dari sisi pembayaran, seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik berbagai bank maupun QRIS dari berbagai dompet digital.

Tarif umum ditetapkan sebesar Rp3.900, sedangkan tarif khusus Rp2.000 berlaku bagi pelajar, mahasiswa, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas dengan mekanisme registrasi.

Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, mengapresiasi terwujudnya integrasi ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan kereta api melalui kemudahan akses transportasi lanjutan.

Ia mengungkapkan, Stasiun Purwokerto melayani sekitar 10 ribu penumpang per hari pada kondisi normal, dan dapat meningkat hingga 20 ribu penumpang per hari saat masa puncak seperti Angkutan Lebaran.

Selain integrasi transportasi, KAI juga telah memperluas area parkir di sisi barat stasiun dengan kapasitas mencapai 200 mobil dan 250 sepeda motor guna mendukung peningkatan jumlah pengguna jasa.

Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat Banyumas dapat menikmati sistem transportasi yang lebih efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс