UIN Malang Dorong Mahasiswa Jadi Pendamping UMKM dalam Sertifikasi Halal

UIN Malang Dorong Mahasiswa Jadi Pendamping UMKM dalam Sertifikasi Halal
Ketua Halal Center UIN Malang, Eny Yulianti, M.Si., menyaksikan penyerahan plakat je peserta

Spektroom – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali meneguhkan perannya dalam pembangunan ekosistem halal nasional. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan “Halal Goes to Campus” yang digelar di aula Gedung D, Rabu (3/9/2025).

Acara dihadiri mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum, dengan dukungan penuh dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Ketua Halal Center UIN Malang, Eny Yulianti, M.Si., menegaskan bahwa label halal adalah jaminan kepercayaan konsumen sekaligus strategi bisnis.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan kunci daya saing produk.

“Produk bersertifikat halal akan lebih mudah diterima, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Halal bukan hanya identitas, melainkan pintu masuk pasar global,” ujarnya.

Eny mencontohkan produk-produk lokal di daerah pariwisata seperti Bali, yang sempat diragukan kehalalannya oleh konsumen internasional.

Namun setelah memperoleh sertifikat halal, kepercayaan kembali tumbuh dan permintaan meningkat signifikan.

Lebih jauh, ia menekankan peran mahasiswa sebagai agen pendamping halal. Mahasiswa dinilai mampu mendampingi UMKM dalam memahami proses sertifikasi, mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga distribusi.

“Masih banyak UMKM yang belum menyadari manfaat sertifikasi halal bagi keberlangsungan usaha mereka. Inilah ruang kontribusi mahasiswa,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Malang tidak hanya memperoleh wawasan, tetapi juga membuka peluang karier di industri halal yang tengah tumbuh pesat, baik secara nasional maupun global.

Dengan demikian, UIN Malang berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap mendampingi UMKM agar lebih kompetitif dan berdaya saing di pasar internasional melalui kekuatan sertifikasi halal.( Eno).

Berita terkait

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mendukung akselerasi Gerakan Tanam Padi Bersama se-Jawa Tengah melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced AgricuSSltural System (PM-AAS). Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi tanaman sekaligus mendorong produktivitas padi. Penerapan PM-AAS dilakukan di lahan pertanian Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Selasa (15/9/2026). Wakil Bupati Rembang H.

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Pontianak - Spektroom : Pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dan penanggulangan karhutla di

Apolonius Welly, Buang Supeno
UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс