UIN Maliki Malang Ikut Forum NLKH, Perkuat Kerja Sama dengan Kampus Belanda

UIN Maliki Malang Ikut Forum NLKH, Perkuat Kerja Sama dengan Kampus Belanda
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Netherlands Knowledge House (NLKH) Indonesia Members Meeting yang berlangsung di Universitas Negeri Malang. (Foto: buang)

Malang -Spektroom: Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Netherlands Knowledge House (NLKH) Indonesia Members Meeting yang berlangsung di Universitas Negeri Malang (UM), 15–16 Juli 2026.

Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya kampus memperluas kerja sama internasional, khususnya dengan perguruan tinggi di Belanda.


UIN Malang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A. Forum tahunan tersebut dihadiri perwakilan 11 perguruan tinggi anggota NLKH Indonesia.


Dari seluruh anggota, hanya dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tergabung dalam jejaring tersebut, yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.


NLKH Indonesia merupakan wadah kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan Belanda. Forum ini membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan kapasitas, serta program akademik internasional.


Melalui keikutsertaan dalam forum tersebut, UIN Malang memperluas peluang kemitraan riset dengan universitas dan lembaga di Belanda. Kerja sama itu juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Pertemuan tersebut turut membahas dukungan perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui riset kolaboratif, inovasi pendidikan, dan penguatan kemitraan internasional.


Keikutsertaan dalam NLKH Indonesia menjadi bagian dari strategi UIN Malang memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang berorientasi global sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles