Trending

UIN Saizu Purwokerto Siapkan 10 Kerja Sama Internasional untuk Perkuat Reputasi Global

UIN Saizu Purwokerto Siapkan 10 Kerja Sama Internasional untuk Perkuat Reputasi Global
Rektor UIN Saizu: Media menjadi jembatan penting antara kampus dan publik. (Foto : Bian Pamungkas).

Purwokerto-Spektroom: Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terus memperkuat langkah menuju kampus Desa berkelas dunia. Untuk menuju cita-cita tersebut, kamus UIN Saizu Purwokerto, saat ini menyiapkan 10 paket kerja sama nasional dan internasional dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian.

Hal tersebut disampaikan Rektor UIN Prof. Ridwan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para jurnalis media cetak, elektronik, dan daring dari Kabupaten Banyumas dan Purbalingga di kampus UIN Saizu Purwokerto, Selasa (13/5/2026).

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membangun citra dan reputasi perguruan tinggi. Berbagai capaian akademik dan prestasi kampus dapat diketahui masyarakat luas melalui pemberitaan yang konsisten dan positif.

“Media menjadi jembatan penting antara kampus dan publik. Banyak pihak mengenal UIN Saizu dari pemberitaan yang menampilkan berbagai prestasi dan inovasi yang kami lakukan,” ujar Ridwan.

Ditegaskan bahwa internasionalisasi kampus menjadi salah satu fokus utama pengembangan UIN Saizu. Saat ini, kampus tersebut telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Thailand, Malaysia, dan tengah memperluas kolaborasi ke Filipina.

Selain memperluas jaringan internasional, UIN Saizu juga telah mengembangkan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Saizu Purwokerto yang resmi berdiri pada 2025. Kehadiran fakultas ini semakin memperkuat transformasi UIN Saizu sebagai universitas modern berbasis keilmuan yang lebih luas.

UIN Saizu juga tengah mengajukan diri masuk dalam pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings dan menargetkan dapat memperoleh pengakuan internasional pada 2027. Di bidang tata kelola, kampus ini juga sedang mempersiapkan diri menuju predikat Green Campus.

Ridwan berharap sinergi dengan media terus terjalin agar perkembangan dan kontribusi UIN Saizu Purwokerto semakin dikenal luas.

“Kami ingin UIN Saizu benar-benar menjadi kampus Islam terbesar dan paling berpengaruh di Jawa Tengah bagian selatan, sekaligus kampus yang mendunia,” katanya.

Sementara itu Ketua PWI Banyumas Liliek Dermawan mengatakan perkembangan media masa saat ini berkembang cukup pesat, hampir semua media mainstream mengembangkan arah ke media non Mainstream online yang berkembang 8 kali lebih cepat.

Belum lagi penggunaan tehnologi Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan AI, yang dibuat oleh media sosial lainnya.

" Masyarakat pembaca harus pandai dan bijaksana dalam menyikapi agar yang benar maupun berita hoax" ujar Liliek Darmawan.

Kegiatan Focus Group Discussion kali ini dengan topik Strategi Media Relation Dalam Meningkatkan Citra Media Terhadap Perguruan Tinggi diikuti sekitar 50 wartawan, cetak, elektronik maupun Daring mewakili media di Banyumas dan Purbalingga.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles