UKM Bahasa Unismuh Makassar Telusuri Nilai Budaya Goa Mampu Lewat Safari Budaya

Reporter: M. Yahya Patta

UKM Bahasa Unismuh Makassar Telusuri Nilai Budaya Goa Mampu Lewat Safari Budaya
Mahasiswa Unismuh Makassar Safari Budaya di Goa Mampu Kabupaten Bone

Spektroom - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Safari Budaya di Goa Mampu, Kabupaten Bone.  Kegiatan ini diikuti oleh 28 anggota aktif dan menjadi bagian dari upaya penguatan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal Sulawesi Selatan, apalagi Goa Mampu merupakan salah satu situs budaya yang sarat dengan legenda dan filosofi kehidupan masyarakat bugis. Dalam kunjungan ini, peserta diajak menelusuri lorong-lorong goa, didampingi pemandu lokal yang menjelaskan sejarah, mitos, dan makna simbolik dari formasi batuan alami di dalamnya.

Lebih dari sekadar kunjungan wisata, kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar kontekstual yang memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk mengenal akar budaya lokal. Banyak peserta mengaku kegiatan ini membuka perspektif baru terhadap warisan budaya yang sebelumnya hanya mereka kenal lewat buku.

“Ternyata banyak pelajaran hidup dan nilai budaya yang bisa kita ambil dari sejarah tempat ini. Penjelasan dari tour guide membuat kami semakin paham dan tertarik untuk belajar lebih jauh,” ungkap salah satu peserta.

Koordinator Divisi Bahasa Daerah UKM Bahasa, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa Safari Budaya bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu generasi muda terhadap kekayaan budaya daerah.

“Harapannya, kegiatan ini bisa membangkitkan minat mahasiswa untuk mempelajari budaya lokal dan turut mempromosikan situs-situs kebudayaan di Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Dukungan penuh diberikan oleh Wakil Rektor Tiga Unismuh Makassar, Dr. H. Mawardi Pewangi, M.Ag. yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pengembangan minat, bakat, dan pelestarian budaya. Fasilitas dan akses yang disediakan kampus menjadi bentuk nyata komitmen institusi terhadap kegiatan edukatif semacam ini.

Melalui program Safari Budaya, UKM Bahasa Unismuh menunjukkan bahwa pembelajaran dapat melampaui batas ruang kelas. Mengenal budaya langsung dari sumbernya menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sadar, bangga, dan peduli terhadap warisan budaya bangsa.

Berita terkait

HIKABARA Lantik Pengurus DPP 2025–2030, Bupati Batu Bara Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah

HIKABARA Lantik Pengurus DPP 2025–2030, Bupati Batu Bara Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah

Jakarta- Spektroom : Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Batu Bara (HIKABARA) resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2025–2030 di Gedung Pertemuan Al-Kausar PKP, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi masyarakat Batu Bara di perantauan sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara

Buang Supeno
Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Teluk Kuantan-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Jumat (31/7/

Salman Nurmin, Rafles
Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Jeneponto –Spektroom : Warna merah dan putih mulai menghiasi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Dengan penuh ketelitian, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada sejumlah titik konstruksi jembatan sebagai upaya menjaga kualitas pembangunan yang terus berjalan.

Yahya Patta, Rafles
ссс