UMJ Seleksi 1.400 Calon Mahasiswa Internasional dari 44 Negara

UMJ Seleksi 1.400 Calon Mahasiswa Internasional dari 44 Negara
(Foto: Istimewa)

Jakarta - Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mencatat lonjakan minat calon mahasiswa internasional pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026. Sebanyak 1.400 pendaftar dari 44 negara mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 40 kursi mahasiswa internasional di jenjang sarjana dan magister.

Seluruh peserta menjalani 2 tahapan seleksi, yakni seleksi administrasi dan wawancara. Dari total kuota yang tersedia, UMJ menerima 30 mahasiswa Program Magister dan 10 mahasiswa Program Sarjana.

Wakil Rektor III UMJ, Prof. Dr. Tria Atika Endah Permatasari, M.K.M., mengatakan tingginya minat calon mahasiswa dari berbagai negara menjadi bukti bahwa reputasi UMJ semakin dikenal di tingkat internasional. Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu layanan akademik maupun nonakademik agar mampu memenuhi ekspektasi mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Prioritas program magister merupakan bagian dari strategi penguatan reputasi akademik. Selain mempercepat capaian publikasi ilmiah bereputasi internasional, program tersebut juga diharapkan memperluas kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi di dunia.

"Peningkatan jumlah pendaftar internasional merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang dijalankan secara konsisten. UMJ memperluas kerja sama dengan universitas, lembaga pendidikan, dan organisasi di berbagai negara, sekaligus meningkatkan promosi melalui platform digital, media sosial, webinar internasional, serta partisipasi dalam pameran pendidikan global," ujar Wakil Rektor, Kamis (30/07/2026).

Di sisi akademik, UMJ juga mengembangkan kelas berbahasa Inggris, program pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, serta meningkatkan layanan bagi mahasiswa internasional mulai dari proses penerimaan hingga pendampingan selama menempuh studi.

Ke depan, UMJ memperluas kemitraan internasional dengan membuka lebih banyak program studi berdaya saing global, menambah mata kuliah berbahasa Inggris, mengembangkan program dual degree, joint research, summer course, serta memperkuat pusat studi bahasa.

UMJ juga mengoptimalkan layanan digital bagi mahasiswa internasional agar proses pendaftaran hingga layanan akademik menjadi lebih mudah dan efisien. Diharapkan kehadiran mahasiswa dari berbagai negara tidak hanya memperkuat posisi UMJ di kancah global, tetapi juga menciptakan lingkungan akademik yang semakin multikultural dan mendorong pertukaran ilmu, pengalaman, serta budaya.

Interaksi mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa internasional memperluas wawasan global, memperkuat toleransi, dan meningkatkan daya saing lulusan. Kami juga berharap mereka menjadi duta UMJ di negara masing-masing sehingga semakin banyak generasi muda dunia memilih UMJ sebagai destinasi pendidikan tinggi.

Melalui penerimaan mahasiswa internasional ini, UMJ menegaskan komitmennya menjadi perguruan tinggi yang inklusif, berdaya saing global, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.

Berita terkait

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto. Program ATENSI

Riswan Idris, Rafles