Unindra Cetak 1.299 Lulusan di Hari Kartini, Rektor Tegaskan Komitmen Bangun Program Doktor
Jakarta-Spektroom: Sidang terbuka wisuda ke-103 Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) resmi digelar di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (21/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Sebanyak 1.299 wisudawan dari program sarjana dan magister resmi dikukuhkan dalam momentum tersebut.
Rektor Unindra, Sumaryoto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Unindra menjadi satu-satunya perguruan tinggi berbasis PGRI yang telah memiliki program doktor. Namun, ia mengakui dunia pendidikan tinggi tengah menghadapi tantangan serius, terutama dampak kondisi ekonomi yang berimbas pada menurunnya jumlah lulusan SMA/SMK sebagai input mahasiswa baru.
“Situasi ekonomi memberikan tekanan bagi seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Penurunan jumlah lulusan SMA dan SMK berdampak langsung pada pasokan mahasiswa baru,” ujar Sumaryoto.
Meski demikian, pihaknya optimistis Unindra mampu bertahan dan terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menegaskan komitmen kampus untuk tetap eksis dan adaptif menghadapi dinamika zaman.

Dalam kesempatan itu, Sumaryoto juga mengungkapkan progres pembangunan gedung program doktor yang ditargetkan segera rampung. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi kepada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai syarat pembukaan program doktor.
“Pembangunan gedung program doktor adalah keharusan dan bagian dari janji kami. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di Unindra,” tegasnya.
Selain program doktor, Unindra juga mengembangkan berbagai program profesi seperti akuntansi, public speaking, serta Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik prajabatan maupun dalam jabatan. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja dan industri.
Sementara itu, Ketua Tim Pembelajaran Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Dian Rosdiana, menilai capaian wisuda ke-103 sebagai bukti konsistensi Unindra dalam menjaga amanah pendidikan.
“Angka 103 bukan sekadar deretan angka, tetapi simbol konsistensi Unindra dalam mencetak generasi unggul. Di antara 245 perguruan tinggi swasta di Jakarta, Unindra memiliki jumlah mahasiswa terbanyak dan dikenal dengan visi besar menjadi universitas unggul, kreatif, inovatif, dan peduli,” ungkapnya.
Acara wisuda turut dihadiri oleh orang tua wisudawan, Ketua PGRI DKI Jakarta Adi Dasmin, Ketua YPLP PGRI Drs. Diding Zainuddin, jajaran pembina PGRI, serta sejumlah undangan lainnya. Momentum ini menjadi penegasan peran Unindra dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di tengah tantangan global pendidikan tinggi.