Unsoed Raih Pendanaan Nasional P2MW dan PKM 2026, Masuk 20 Kampus Terbaik Indonesia

Unsoed Raih Pendanaan Nasional P2MW dan PKM 2026, Masuk 20 Kampus Terbaik Indonesia
Unsoed mencatatkan prestasi di tingkat Nasional masuk jajaran 20 perguruan tinggi dengan perolehan pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. (Foto: humas Unsoed).

Purwokerto-Spekyroom : Universitas Jenderal Soedirman kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kampus tersebut berhasil masuk dalam jajaran 20 perguruan tinggi dengan perolehan pendanaan terbanyak pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

Keberhasilan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1790/DST/B2/DT.01.03/2026 tentang Pengumuman Lolos Seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diterbitkan pada 22 Mei 2026.

Capaian tersebut menempatkan Unsoed dalam kelompok 10 persen perguruan tinggi terbaik dari total 260 kampus se-Indonesia yang lolos pendanaan program tersebut.

Seleksi P2MW 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui tahapan seleksi yang ketat, mulai dari administrasi, substansi proposal hingga justifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dalam program itu, lima tim mahasiswa Unsoed berhasil memperoleh pendanaan nasional. Rinciannya, tiga tim lolos pada kategori Tahapan Awal dan dua tim pada kategori Tahapan Bertumbuh. Proposal yang diajukan dinilai unggul karena mengusung inovasi berbasis teknologi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Norman Ari Prayogo mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa dan dosen pendamping, serta penguatan sistem pembinaan kemahasiswaan yang terus dikembangkan di lingkungan Unsoed.

Menurutnya, peran aktif Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewira- usahaan turut berkontribusi dalam mendampingi mahasiswa mengembangkan inovasi, kewirausahaan, dan kompetisi di tingkat nasional.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unsoed mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi, kreativitas, dan keberanian menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berprestasi di bidang kewirausahaan, Unsoed juga mencatat hasil membanggakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1792/DST/B2/DT.01.00/2026 tentang Penetapan Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Skema Pendanaan Tahun 2026, sebanyak lima tim mahasiswa Unsoed kembali berhasil memperoleh pendanaan nasional.
Kelima tim tersebut terdiri atas dua tim bidang PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMPM) dan tiga tim bidang PKM Riset Eksakta (PKMRE).

Berbagai proposal yang lolos mengangkat isu strategis, mulai dari pendidikan berbasis budaya, teknologi kesehatan, material maju, hingga deteksi penyakit berbasis kecerdasan buatan.

Prestasi ganda pada P2MW dan PKM 2026 semakin memperkuat posisi Unsoed sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa inovatif dan produktif, sekaligus mampu menghadirkan karya yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Berita terkait