Untuk Ke 6 Kalinya, Festival Sriwijaya Menjadi Bagian Dari 125 Karisma Event Nusantara 2026

Untuk Ke 6 Kalinya, Festival Sriwijaya Menjadi Bagian Dari 125 Karisma Event Nusantara 2026
Flyer Diskominfo Sumsel

Palembang - Spektroom: Terpilihnya Festival Sriwijaya di tahun 2026 sebagai salah satu Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  karena melalui proses kurasi yang ketat dan  persaingan dengan ratusan event se-Indonesia.

Dalam program KEN, untuk ke 6 kalinya, Festival Sriwijaya menjadi bagian dari 125 KEN 2026. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa festival Sriwijaya memiliki kekuatan karakter budaya tata kelola penyelenggaraan yang baik serta dampak nyata terhadap pengembangan perekonomian daerah.

Nova Aristi - Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata. (Foto Capture YouTube Kominfo Sumsel).

Hal itu disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata, Nova Aristi pada  pembukaan Festival Sriwijaya ke 34, Jum'at (15/5/2023) malam, di Gedung  Dekranasda Jaka Baring, Palembang.

audio-thumbnail
Voice Deputy Nova Aristi
0:00
/65.61

Sebagai salah satu program strategis dari Kementerian Pariwisata, lanjut Nova, KEN terbukti berdampak nyata, mampu menggerakkan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, memperkuat identitas budaya daerah serta mewujudkan target kunjungan wisatawan.



"KEN adalah salah satu program unggulan kementerian pariwisata dalam rangka mempromosikan dan mendukung event-event daerah yang berkualitas dan berdaya saing ini, diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal membuka lapangan kerja memperkuat identitas budaya daerah serta mewujudkan target kunjungan wisatawan mancanegara dan juga wisatawan Nusantara." ujarNova Aristi 



Sepanjang tahun 2025, KEN telah mendorong lebih dari 10 juta kunjungan wisatawan dengan perputaran ekonomi hingga Rp.17,01  triliun melibatkan ribuan tenaga kerja pelaku seni komunitas dan juga UMKM.


Festival Sriwijaya, lanjut Nova bukan sekedar pertunjukan seni dan budaya tetapi merupakan ruang untuk membuat identitas bangsa,  menghadirkan kembali kebesaran dan kejayaan kerajaan terbesar di Nusantara kepada generasi muda serta memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.


Sementara sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel Rudi Irawan  dalam laporannya menyebutkan,  Festival Sriwijaya merupakan agenda tahunan pemerintah Provinsi Sumsel yang bertujuan untuk melestarikan budaya serta sejarah kejayaan Kerajaan Srijwijaya,  sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelibatan masyarakat secara aktif dalam upaya pelestarian budaya dan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara serta mempromosikan serta mempublikasikan potensi seni, budaya, kearifan lokal, dan daya tarik wisata yang ada di Provinsi Sumatera Selatan" ujar Rudi Irawan.


Diforum yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) CIK Ujang  menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut serta dalam memeriahkan dan berkreasi serta mendukung terselenggaranya festival Sriwijaya ke-34  yang bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Sumatera Selatan yang ke-80 tahun 2026.

CIK Ujang - Wagub Sumsel (Foto Capture YouTube Kominfo Sumsel)


"Festival Sriwijaya bukanlah hanya sekedar penyelenggaraan tahunan tetapi,  merupakan bentuk nyata dari komitmen kita semua dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan Budaya sejarah serta warisan leluhur yang telah membentuk jati diri masyarakat Sumatera Selatan" tandas CIK Ujang mengingatkan.

Menurutnya, dalam festival ini, tidak hanya sekedar mengenang kejayaan masa lalu Kerajaan Sriwijaya,  tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan kreativitas dan inovasi di bidang seni dan budaya.(@Ng).

Berita terkait

Peringatan Hari Marwah Kepri ditadai dengan penyerahan maklumat BP3KR kepada Pemprov Kepri.

Peringatan Hari Marwah Kepri ditadai dengan penyerahan maklumat BP3KR kepada Pemprov Kepri.

Tanjungpinang,- Spektroom : Badan Pekerja Pembentukan Propinsi Kepulauan Riau(BP3KR) menggelar syukuran Hari Marwah ke-24 dihadiri para tokoh, pejuang, dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamuara di Gedung Juang Tanjungpinang Jumat(15/5/2026). Hari Marwah di awali dengan penyampai presentasi Tim penyusunan Buku sejarah Perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau(

Desmawati, Buang Supeno