Upacara Bendera Menjadi Titik Awal Penguatan Disiplin Prajurit Kodim 1425/Jeneponto

Upacara Bendera Menjadi Titik Awal Penguatan Disiplin Prajurit Kodim 1425/Jeneponto
Foto : Kas Dim 1425/Jeneponto pimpin upacara Bendera (Pen Dim 1425/ Jeneponto)

Jeneponto –Spektroom : Mengukuhkan semangat pengabdian dan memperkuat budaya disiplin dilingkungan satuan, Kodim 1425/Jeneponto menggelar Upacara Bendera rutin hari Senin yang dipimpin Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja di Lapangan Makodim 1425/Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin, (3/8/2026).

Upacara diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS TNI jajaran Kodim 1425/Jeneponto. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, diawali pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai pedoman moral yang senantiasa melekat dalam kehidupan setiap prajurit.

Usai pelaksanaan upacara, Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja menyampaikan bahwa upacara bendera merupakan media pembinaan personel yang memiliki peran penting dalam membentuk prajurit yang berkarakter, profesional, dan memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap tugas yang diemban.

Menurutnya, disiplin yang dibangun melalui upacara harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap personel dituntut untuk bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, serta mengedepankan integritas sebagai modal utama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kasdim juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI bukan sekadar diucapkan saat upacara, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan tindakan nyata dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

"Upacara bendera mengingatkan kita bahwa kehormatan prajurit dibangun dari kedisiplinan, loyalitas, dan keikhlasan dalam mengabdi. Jadikan setiap amanah sebagai kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegas Mayor Inf Ramli Hamanja.

Berita terkait

Empat Tersangka, Ribuan Gram Narkoba: Jejak Perang Sunyi Melawan Barang Haram di Kalbar

Empat Tersangka, Ribuan Gram Narkoba: Jejak Perang Sunyi Melawan Barang Haram di Kalbar

Pontianak-Spektroom : Di balik hiruk-pikuk aktivitas masyarakat yang berjalan seperti biasa, aparat kepolisian di Kalimantan Barat kembali menemukan jejak peredaran narkotika yang diam-diam menyusup ke berbagai lini kehidupan. Dalam kurun Juli hingga September 2026, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar mengungkap dua kasus besar yang memperlihatkan betapa masifnya ancaman narkoba di

Apolonius Welly, Rafles