Uskup Jayapura Kecam Pembunuhan Pilot AMA

Uskup Jayapura Kecam Pembunuhan Pilot AMA
Uskup Jayapura Yanuarius You saat siaran pers.( foto: Tony Teniwut)

Jayapura-Spektroom : Uskup Jayapura, Monsinyur(Mrg) Yanuarius Theofilus Matopai You, membantah keras tuduhan yang menyebut pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) digunakan untuk mengangkut personel militer atau logistik keamanan.

Klarifikasi ini merespons klaim sepihak yang beredar di media sosial menyusul insiden penembakan dan pembakaran pesawat misi AMA Kamis, 2 Juli 2026 pagi di Bandara Ipdeheik/Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), lantaran diduga mengangkut pasukan dan logistik militer Indonesia ke Papua. . Dalam siaran persnya diterima jurnalis Spektroom Selasa,07 Juni 2026(dini hari) Uskup Yanuarius You menyatakan, AMA adalah lembaga pelayanan gereja independen yang berfokus penuh pada misi kemanusiaan. Seluruh armada AMA dibeli dari hasil sumbangan umat dan lembaga gereja, bukan dari pemerintah atau militer. ," Saya mengecam insiden pembakaran tersebut serta pembunuhan pilot berkebangsaan Amerika, Nicholas Goselin sebagai tindakan yang sangat tidak manusiawi dan mencederai pelayanan di pedalaman,tegasnya. Putra Papua asal Paniai Pegunungan Tengah itu menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang sangat menyakitkan bagi Gereja Katolik dan keluarga besar AMA bahkan insiden itu merupakan kejadian pertama sejak AMA melayani masyarakat Papua selama 67 tahun. “Kami sangat terpukul. Selama ini kami menerima risiko kecelakaan akibat cuaca atau faktor teknis, tetapi kejadian karena tindakan kejahatan manusia seperti ini sangat sulit kami terima. Ini adalah tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan,” Tandas Yanuarius You. Ia menjelaskan, AMA hadir di Papua sebagai bagian dari misi gereja untuk melayani masyarakat di wilayah pedalaman melalui transportasi udara. Pelayanan tersebut mendukung berbagai sektor, mulai dari pelayanan kerohanian, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi hingga pembangunan masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Sementara itu, Direktur PT Associated Mission Aviation (AMA), Bob Kayadu, mengaku seluruh keluarga besar AMA masih berduka atas meninggalnya pilot Nikolas. Bob mendukung seruan Uskup Jayapura dan Presiden agar seluruh pihak menghentikan aksi kekerasan serta mengedepankan jalan damai agar tragedi serupa tidak kembali terjadi. Ia juga mengingatkan bahwa apabila aksi kekerasan terhadap penerbangan misi terus berulang, operasional maskapai-maskapai misi di Papua berpotensi dihentikan karena menyangkut keselamatan para awak penerbangan. “Kalau kejadian seperti ini terus berulang, maskapai penerbangan misi, termasuk AMA dan maskapai misi lainnya, bisa saja berhenti beroperasi karena para pilot tentu mengalami trauma. Padahal masyarakat pedalaman sangat bergantung pada pelayanan ini,” tutup Bob.

Berita terkait

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Sleman – Spektroom : Bupati Sleman menegaskan pentingnya peran konsultan pajak dalam memberikan pendampingan kepada wajib pajak sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan negara. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Kabupaten Sleman di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (2/8/2026)

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Ternate-Spektroom : Petugas Kesehatan (Perawat) Klinik Pratama Lapas Perempuan Kelas III Ternate, mengikuti kegiatan monitoring dan Evaluasi PPM, termasuk intervensi TB, HIV, melibatkan pemangku kepentingan & HCF di Propinsi Maluku Utara tahun 2026, selama tiga hari di Hotel Grand Majang Ternate. Kegiatan diikuti 45 orang peserta terdiri dari PJ Klinik, Wasor

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru