Wabup Tanah Datar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi, Pemkab Siapkan Tiga Kebijakan Strategis
Batusangkar–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui pengembangan Nagari Creative Hub (NCH). Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan ketahanan nagari pascabencana.
Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly saat membuka sekaligus menyampaikan keynote speech pada kegiatan Sosialisasi Program Nagari Creative Hub (NCH) di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Senin (29/6/2026).
Ahmad Fadly mengatakan Kabupaten Tanah Datar dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai bencana alam yang berdampak pada kerusakan infrastruktur serta terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat. Namun demikian, menurutnya kondisi tersebut harus dijawab dengan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi seluruh elemen daerah.
"Nagari Creative Hub menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung kreativitas masyarakat untuk menciptakan peluang kerja baru berbasis potensi lokal di tingkat nagari sehingga mampu membangkitkan kembali perekonomian masyarakat," ujar Ahmad Fadly.
Ia menjelaskan, pengembangan NCH selaras dengan program Tanah Datar Creative Hub yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI. Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM naik kelas sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Menurut Wabup, keberadaan Nagari Creative Hub juga terintegrasi dengan Misi Ketiga RPJMD Kabupaten Tanah Datar 2025–2029, yaitu meningkatkan ekonomi daerah berbasis kerakyatan melalui optimalisasi potensi lokal serta pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
Untuk memastikan implementasi program berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyiapkan tiga arah kebijakan utama sebagai fondasi pengembangan Nagari Creative Hub.
Kebijakan pertama adalah transformasi ekonomi digital dan ekonomi kreatif di tingkat nagari melalui penyediaan ruang inkubasi bagi generasi muda agar mampu mengembangkan ide kreatif menjadi produk dan komoditas ekonomi bernilai tambah.
Kedua, pemberdayaan berbasis komunitas dan lembaga adat, dengan menyelaraskan pelestarian budaya lokal bersama pengembangan ekonomi kreatif sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli nagari.
Sementara kebijakan ketiga adalah penguatan ekosistem kemandirian nagari, yakni membangun ketahanan ekonomi dari tingkat desa agar masyarakat lebih siap menghadapi tantangan krisis ekonomi maupun dampak bencana pada masa mendatang.
"Pemerintah daerah berkomitmen penuh mempercepat ekosistem ekonomi kreatif melalui dukungan regulasi, penyediaan fasilitas ruang kreatif, hingga penguatan jejaring pasar. Karena itu kami meminta seluruh OPD terkait bergerak secara kolaboratif untuk memfasilitasi dan mengawal Satgas Nagari Creative Hub," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah menetapkan Kabupaten Tanah Datar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Nagari Creative Hub.
Menurutnya, program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tersebut memiliki keterkaitan erat dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sehingga diharapkan mampu mempercepat pengembangan ekonomi kreatif berbasis nagari.
"Kami menyambut baik langkah strategis ini dan siap mengawal integrasi kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan program pembangunan Kabupaten Tanah Datar," katanya.
Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati memaparkan kondisi terkini serta berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui Nagari Creative Hub. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Provinsi Sumatera Barat, Tim Ahli Nagari Creative Hub, serta Bappeda Provinsi Sumatera Barat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, perangkat nagari, komunitas kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan, Program Nagari Creative Hub diharapkan mampu menjadi katalis lahirnya wirausaha-wirausaha baru, memperkuat daya saing UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Datar. (Ris1)