Wagub Ambon Dorong Sinergi OJK Perkuat Inklusi dan Stabilitas Keuangan Daerah

Wagub  Ambon Dorong Sinergi OJK Perkuat Inklusi dan Stabilitas Keuangan Daerah
Wagub Maluku saat memberikan sambutan pada Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku. ( Foto : Spektroom/Eva. M)

Ambon- Spektroom: Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat literasi, inklusi, serta stabilitas sektor jasa keuangan di daerah kepulauan. Hal ini disampaikan Wagub saat menghadiri acara Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku di Aula Kantor Perwakilan OJK Provinsi Maluku, Karpan, Ambon. Senin (18/5/2026)

Dalam sambutannya, Vanath menyampaikan apresiasi kepada Kepala OJK Maluku sebelumnya, Andi Muhammad Yusuf, atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Maluku, khususnya dalam mengawal proses Kelompok Usaha Bank (KUB) BPD Maluku-Maluku Utara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan apresiasi kepada Kepala OJK Maluku sebelumnya, Bapak Andi Muhammad Yusuf atas dedikasi selama ini. Salah satu catatan penting bagi kami adalah pengawalan terhadap proses Kelompok Usaha Bank (KUB) BPD Maluku Malut, yang merupakan langkah krusial bagi stabilitas perbankan daerah,” ucapnya

Dirinya juga menyampaikan selamat datang kepada Kepala OJK Maluku yang baru, Haramain Billady, yang sebelumnya bertugas di OJK Purwokerto.

“Kami menantikan sinergi yang kuat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di Bumi Raja-Raja ini,” katanya.

Vanath mengungkapkan, di tengah dinamika ekonomi global, perekonomian Maluku pada awal tahun 2026 menunjukkan ketahanan yang positif dengan pertumbuhan mencapai 5,16 persen. Pertumbuhan tersebut turut didorong sektor jasa keuangan yang tumbuh progresif sebesar 9,02 persen, sementara inflasi tetap terjaga di angka 3,13 persen.

Meski demikian, menurutnya, tantangan geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan masih menjadi pekerjaan besar, terutama dalam memperluas akses layanan keuangan digital.

“Tantangan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan akses layanan keuangan digital sebagai tantangan sekaligus peluang besar,” ungkapnya.

Vanath juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Maluku saat ini tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan potensi usaha, termasuk UMKM di wilayah terpencil. Karena itu, OJK diharapkan dapat terus mempercepat perluasan layanan keuangan digital hingga ke pelosok daerah.

Selain itu, dirinya menekankan pentingnya menjaga stabilitas sektor perbankan dan industri jasa keuangan secara berkelanjutan melalui penguatan struktur permodalan dan tata kelola yang baik.

“Penguatan struktur permodalan serta penerapan tata kelola yang baik merupakan fondasi yang krusial dalam meningkatkan daya saing lembaga keuangan daerah, sehingga mampu berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi lokal,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Vanath mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, bupati dan wali kota, hingga pimpinan lembaga jasa keuangan untuk memperkuat kolaborasi bersama OJK Provinsi Maluku.

“Sinergi yang terbangun hendaknya menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan ekosistem keuangan yang tangguh, inklusif, serta mampu menjangkau seluruh wilayah kepulauan,” tutupnya.

Berita terkait

Unimerz Makasar  MoU Dengan SMK Kesehatan Langgur  Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, SDM dan Kesehatan

Unimerz Makasar MoU Dengan SMK Kesehatan Langgur Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, SDM dan Kesehatan

Makassar- Spektroom : Universitas Megarezky (Unimerz) kembali memperluas jejaring kerja sama pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama SMK Kesehatan Langgur. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Universitas Megarezky dengan suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi pada Senin (18/5/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu

Yahya Patta
Batagak Pangulu di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda Minangkabau

Batagak Pangulu di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda Minangkabau

Bukittinggi-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan jabatan panghulu bukan sekadar simbol adat atau gelar kebesaran kaum, tetapi amanah besar untuk menjaga marwah nagari sekaligus membina generasi muda Minangkabau di tengah derasnya arus perubahan sosial. Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri prosesi Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md

Rafles