Wakili Kota Sawahlunto, KWT Arai Pinang Desa Talawi Hilie Siapkan Diri Menuju Tingkat Provinsi Sumbar
Sawahlunto-Spektroom : Semangat pemberdayaan perempuan desa kembali menggema dari Dusun Kubang Gajah, Desa Talawi Hilie, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Kelompok Wanita Tani (KWT) Arai Pinang yang dipercaya mewakili Kota Sawahlunto dalam ajang Penilaian Apresiasi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, menggelar kegiatan gotong royong (goro) di kebun kelompok, Rabu (7/10/2026)
Kegiatan goro ini menjadi bagian dari persiapan intensif KWT Arai Pinang menjelang penilaian tingkat provinsi. Puluhan ibu-ibu anggota KWT bersama Pemerintah Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dasawisma, dan TP-PKK Desa Talawi Hilie bahu-membahu membersihkan lahan, merapikan bedengan, memperbaiki pagar tanaman, serta menata beragam komoditas sayur mayur dan tanaman pangan keluarga.
KWT Arai Pinang bukan nama baru di kancah provinsi. Pada tahun 2025 lalu, kelompok ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II Apresiasi KRPL Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2025. Penghargaan diserahkan di halaman Kantor Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan diterima langsung oleh Ketua KWT Arai Pinang.
Tradisi goro sendiri memang menjadi ruh dari kelompok ini. Sejak awal pembentukan, kegiatan pembukaan lahan KWT ini dilakukan secara gotong royong bersama pemerintah desa
Kepala Desa Talawi Hilie, Pausil Misbah, yang turun langsung memimpin goro, menyampaikan apresiasi tinggi dan optimisme penuh terhadap KWT binaannya.
Menurut Pausil Misbah, KWT Arai Pinang adalah contoh nyata dari filosofi desa yang ia usung: Talawi Hilie yang religius, beradat, berbudaya, maju, mandiri dan sejahtera.
"Alhamdulillah, setelah tahun 2025 kita Juara II tingkat Provinsi Sumbar, tahun ini KWT Arai Pinang kembali dipercaya mewakili Kota Sawahlunto. Ini kebanggaan luar biasa bagi Desa Talawi Hilie. Goro hari ini adalah bentuk komitmen kita, kalau basamo-samo, kita bisa. Talawi Hilie Insya Allah BISA," ujar Pausil Misbah di sela-sela kegiatan di kebun KWT Dusun Kubang Gajah.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung penuh dari segi fasilitas dan pendampingan.
"Harapan kami, kebun ini tidak hanya dinilai indah oleh tim provinsi, tapi benar-benar memberi manfaat nyata, memenuhi kebutuhan dapur, dan menjadi sumber ekonomi tambahan bagi ibu-ibu. Kekompakan adalah kunci utama," tegas Pausil Misbah.
Kepala Desa yang dikenal aktif dalam pelestarian budaya dan lingkungan ini juga menjelaskan bahwa kegiatan KWT sejalan dengan program ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan perempuan. Ia berharap semangat yang sama dengan Pekan Budaya Desa yang mengusung tema 'manjago sado nan ado' untuk melestarikan potensi lokal, juga diterapkan dalam menjaga kearifan pangan lokal.
Sementara itu Ketua KWT Arai Pinang, Yunita menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak.
"Capaian ini tidak lepas dari kerja sama dan semangat seluruh anggota serta dukungan dari pemerintah desa dan pihak terkait. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar kegiatan KWT semakin berkembang," ungkapnya
Dengan persiapan matang melalui goro rutin ini, Desa Talawi Hilie optimistis KWT Arai Pinang mampu meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026 dan mengharumkan nama Kota Sawahlunto sebagai kota yang serius membangun ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. (Ris1)