Trending

Wali Kota Ambon : Aturan Mutasi ASN Demi Efisiensi dan Penyatuan Keluarga

Wali Kota Ambon : Aturan Mutasi ASN Demi Efisiensi dan Penyatuan Keluarga
Walikota Ambon saat diwawancarai media terkait mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) usai melantik Pegawai Negeri Sipil Kota Ambon Tahun 2025 di Ruang vlissingen, Jumat (05/12/2025).foto Eva. M

Spektroom — Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan aturan tegas terkait mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Ambon. Penegasan ini disampaikan usai melantik Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pemerintah Kota Ambon Tahun 2025 di ruang vlissingen, Jumat (05/12/2025).

Wattimena mengungkapkan, selama ini terdapat pegawai yang telah bekerja 2 hingga 3 tahun di Pemerintah Kota Ambon, namun kembali mengajukan permohonan pindah. Pola seperti ini tidak lagi dapat ditoleransi karena mengganggu sistem kerja dan efektivitas pelayanan publik.

“Misalnya ada pegawai yang sudah 2–3 tahun kerja di lingkup Pemerintah Kota, lalu minta pindah lagi. Itu tidak boleh lagi,” tegas Wattimena.

Pimpinan OPD,tokoh Agama, foto bersama usai melantik Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pemerintah Kota Ambon Tahun 2025 di ruang vlissingen, Jumat (05/12/2025).foto Eva. M

WaliKota juga menyampaikan, Pemerintah Kota menutup sementara masuknya ASN baru dari luar daerah, kecuali bagi pegawai yang mengikuti pasangan hidup demi penyatuan keluarga. “Yang minta masuk ke Kota Ambon sudah saya larang, kecuali bagi mereka yang sudah berkeluarga — istri ikut suami atau suami ikut istri — demi penyatuan keluarga,” jelasnya.

Kebijakan ini juga berkaitan dengan upaya menekan beban belanja pegawai yang kini telah mencapai 48 persen, jauh di atas ketentuan ambang batas 30 persen. Apabila perpindahan dan pengadaan pegawai tidak dikendalikan, postur belanja daerah semakin berat.

Wattimena menambahkan, jika kondisi administratif dan keuangan daerah kembali stabil, peluang masuknya pegawai baru dapat dibuka kembali. “Kalau sudah normal lagi nanti, baru mungkin bisa. Kalau kita tidak terima pindahan dari luar, setiap tahun kan ada pengurangan karena pensiun, sehingga otomatis menurunkan beban belanja pegawai,” ujarnya.

Dengan penegasan ini, Pemerintah Kota Ambon menargetkan efisiensi belanja keuangan daerah sekaligus menjaga stabilitas layanan pemerintahan.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP