Wali Kota Ambon Tegas: Seleksi Sekkot Bukan Ajang Politik

Wali Kota Ambon Tegas: Seleksi Sekkot Bukan Ajang Politik
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena saat diwawancarai Wartawan​ di Balai Kota Ambon, senin 20/4/2026 foto Eva. M

Ambon-Spektroom: Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan, proses seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) harus berjalan profesional dan bebas dari kepentingan politik maupun praktik saling menjatuhkan.

Dalam arahannya saat apel pagi di lapangan Pemerintah Kota Ambon, Senin (20/4/2026), ia mengaku mengikuti perkembangan seleksi yang kini berlangsung. Di satu sisi, ia mengapresiasi proses yang terus berjalan, namun di sisi lain mengaku khawatir dengan dinamika yang mulai mengarah pada dukung-mendukung dan serangan antar calon.

Menurutnya, jabatan Sekkot merupakan jabatan karier tertinggi di lingkup birokrasi Pemkot Ambon, sehingga tidak boleh diperlakukan seperti kontestasi politik.

“Ini bukan pemilihan umum, tidak ada tim sukses, tidak ada kampanye. Semua harus kembali pada mekanisme seleksi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terlibat dalam upaya menjatuhkan atau memfitnah para calon. Jika ditemukan adanya ASN yang terlibat dalam praktik dukungan atau pembentukan tim sukses, ia memastikan akan ada sanksi tegas, termasuk kemungkinan diskualifikasi bagi calon yang terkait.

Wattimena bahkan mengingatkan, jika kondisi ini terus terjadi, proses seleksi bisa saja dihentikan dan posisi Sekkot diisi secara bergantian oleh pelaksana tugas (Plt). Namun, ia berharap hal itu tidak perlu terjadi.

Saat ini, terdapat empat kandidat yang mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, hanya satu yang akan terpilih sebagai Sekkot definitif. Karena itu, ia meminta semua pihak menjaga proses tetap sehat dan profesional.


“Siapapun yang terpilih nanti, dia adalah pimpinan bagi seluruh ASN di Kota Ambon. Jadi mari kita jaga proses ini dengan baik,” ujar Walikota(EM)