Wali Kota Parepare, Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Membaca Al-Qur'an

Wali Kota Parepare, Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Membaca Al-Qur'an
Wakil Wali Kota Parepare menyerahkan penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purna tugas (Foto: Humas Pemkot Parepare)

Parepare-Spektroom : Momentum Hari Kesadaran Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kota Parepare sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid usai memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Hari Buku Nasional.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Binalipu, Senin (18/5/2026), dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto serta Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan pentingnya seluruh jajaran pemerintah kota menghadiri peringatan Hari Kesadaran Nasional sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan di lingkungan birokrasi.

"Karena itu, sekali lagi, ini penting supaya kita bisa mendengarkan langsung arahan dan kebijakan pemerintah daerah,” ujar Tasming Hamid.

Dia menekankan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda seremonial rutin bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat disiplin, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, aparatur negara dituntut terus meningkatkan etos kerja, menjaga profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Tasming Hamid juga mengaitkan momentum HUT ke-46 Perpustakaan Nasional dengan pentingnya budaya literasi di lingkungan kerja dan kehidupan masyarakat.

"Kita tahu bersama bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang betul-betul mempertimbangkan yang namanya literasi," katanya.

Mantan Anggota DPRD dua periode itu, kembali mengingatkan kebijakan Pemerintah Kota Parepare dalam membentuk karakter ASN muslim melalui program membaca Al-Qur’an.

Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas membaca pengetahuan umum, tetapi juga mencakup kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.

"Di momentum ini tentu menjadi penting bagaimana supaya literasi bukan saja literasi membaca umum dan sebagainya, tetapi membaca Al-Qur’an juga bagian dari itu. Mari kita motivasi diri agar lebih maksimal hafalan membaca Al-Qur’an," ungkapnya.

Tasming Hamid juga menyoroti tema HUT ke-46 Perpustakaan Nasional RI tahun ini, yakni “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, yang dinilai memiliki makna mendalam dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kota Parepare, lanjut dia, mendukung penuh penguatan budaya literasi melalui peningkatan kualitas layanan perpustakaan daerah, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan ruang-ruang literasi yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.

Dia berharap momentum Hari Kesadaran Nasional dapat menjadi penguat komitmen pengabdian kepada bangsa dan daerah sekaligus memperkuat semangat literasi demi mewujudkan masyarakat Parepare yang maju, cerdas, dan berdaya saing.

Upacara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan bagi ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

Berita terkait

Kwarcab Gerakan Pramuka Banyumas Siap Menggelar Kegiatan Besar Di Bulan Juni ini

Kwarcab Gerakan Pramuka Banyumas Siap Menggelar Kegiatan Besar Di Bulan Juni ini

Banyumas- Spektroomm:Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas Jawa Tengah siap menggelar rangkaian kegiatan besar sepanjang bulan Juni 2026. Kegiatan di fokuskan pada kelestarian lingkungan dan aksi kemanusiaan, rangkaian acara ini dirancang untuk memperingati dua momentum penting kepramukaan, yakni Hari Bapak Pramuka Indonesia dan Hari Tunas

Asmari, Nurana Diah Dhayanti
BPN  Depok Sebutkan  Dua Ribu Dari  Enam Ribu Bidang Tanah Program  PTSL Terblokir

BPN Depok Sebutkan Dua Ribu Dari Enam Ribu Bidang Tanah Program PTSL Terblokir

Depok– Spekstroom: Di tengah upaya pemerintah mempercepat legalisasi aset melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), masih terdapat ribuan bidang tanah yang belum dapat diterbitkan sertifikatnya karena terbentur berbagai persoalan hukum dan administrasi. Kompleksitas persoalan pertanahan di Kota Depok menjadi penyebab. Fakta tersebut diungkap Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)

Wismo Basuki, Nurana Diah Dhayanti