Wali Kota Tanjungpinang Tinjau Rumah Masyarakat yang Rusak Berat
Tanjungpinang-Spektroom : Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, didampingi Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, meninjau langsung kondisi rumah milik Surjadi yang mengalami kerusakan hingga roboh di Kelurahan Tanjung Unggat, Senin (31/8/2026).
Rumah Suryadi sebenarnya pernah menerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2017. Karena belum melewati batas waktu 10 tahun, aturan formal melarang rumah tersebut menerima bantuan dari program RTLH yang sama untuk tahun anggaran 2026.
Mengingat kondisi rumah yang membutuhkan penanganan mendesak, Wali Kota menginstruksikan Dinas Perkim, dan OPD terkait untuk berkolaborasi mencari solusi alternatif guna memperbaiki rumah milik Suryadi yang mengalami rusak besat tersebut.
Pada kesempatan itu, Lis juga meninjau sejumlah rumah di sekitar lokasi yang kondisinya membutuhkan perhatian. Salah satunya rumah milik Sawaludin yang bersebelahan dengan rumah Surjadi yang saat ini dalam kondisi hampir roboh.
Walikota menyampaikan kondisi warga di lapangan perlu dilihat secara langsung agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Disamping itu, peninjauan dilakukan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kondisi rumah warga yang membutuhkan dapat terdata dengan baik. Data tersebut nantinya menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan sesuai program dan kemampuan pemerintah.
“Kita sekaligus melihat langsung rumah-rumah yang menalimi rusak berat di sekitar sini. Data masyarakat yang membutuhkan bantuan harus kita pastikan, sehingga nanti bisa kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan program bantuan yang tersedia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PKK Weni turut menyampaikan kepeduliannya terhadap kondisi keluarga Surjadi yang rumahnya mengalami musibah. Menurutnya, bantuan logistik yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga untuk sementara waktu.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah mengalami musibah. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” tuturnya.
Perhatian terhadap masyarakat yang mengalami kondisi sulit perlu dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan keluarga dapat terus dipantau.
“Kita berharap masyarakat yang mengalami musibah tidak merasa sendiri. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat,” harapnya.
Ia mengajak masyarakat dan lingkungan sekitar untuk turut memperhatikan kondisi warga yang membutuhkan, termasuk menyampaikan informasi kepada pemerintah apabila terdapat rumah warga yang berada dalam kondisi rawan atau membutuhkan bantuan.
"Kalau ada kondisi rumah warga yang memang sudah mengkhawatirkan, segera disampaikan kepada RT, RW atau kelurahan agar bisa didata dan ditindaklanjuti. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Surjadi yang merupakan penerima bantuan mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD Kota Tanjungpinang. Bantuan yang disalurkan berupa family kit dan paket sembako dari BPBD, serta peralatan dapur, terpal, tenda gulung, dan kasur dari Dinas Sosial.