Walikota Ambon Ancam Gugat Orang Tua yang Biarkan Anaknya Jadi Anak Jalanan

“Kalau orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anaknya, mestinya mereka tidak dibiarkan berkeliaran di jalan, apalagi sampai larut malam,” tegas Walikota.

Walikota Ambon Ancam Gugat Orang Tua yang Biarkan Anaknya Jadi Anak Jalanan
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena usai di wawancarai media​ di Ambon. Foto EvaEva. mzona Minggu, 8/3/2026

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan pemerintah kota akan mengkaji langkah hukum terhadap orang tua yang dengan sengaja membiarkan anak-anak mereka hidup dan berkeliaran di jalanan. Pernyataan itu disampaikan Wattimena usai membuka Sidang Klasis ke-50 Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Kota Ambon, Minggu (8/3/2026), di Gereja Joseph Kam.

Menurutnya, persoalan anak jalanan dan anak terlantar merupakan salah satu masalah sosial di wilayah perkotaan yang terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Ambon. Melalui Dinas Sosial, berbagai upaya penanganan telah dilakukan, mulai dari penertiban hingga pembinaan.

“Prosedur yang dilakukan Dinas Sosial adalah mengangkut mereka, memberi makan, memandikan, mengganti pakaian, kemudian memanggil orang tua untuk membuat pernyataan agar anak-anak tidak lagi kembali ke jalan,” ujar Wattimena.

Namun, ia mengakui persoalan tersebut sering kembali terjadi karena sebagian anak kembali ke jalan meski sudah dibina dan diserahkan kembali kepada orang tua. Karena itu, pemerintah menilai tanggung jawab utama tetap berada pada keluarga.

“Kalau orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anaknya, mestinya mereka tidak dibiarkan berkeliaran di jalan, apalagi sampai larut malam,” tegasnya.

Wattimena mengatakan telah meminta Dinas Sosial bersama Bagian Hukum Pemerintah Kota Ambon mengkaji kemungkinan langkah hukum terhadap orang tua yang dinilai lalai menjalankan tanggung jawab terhadap anak.

“Kita akan mengkaji aturan. Jika ada orang tua yang dengan sengaja membiarkan anak-anaknya di jalan, mungkin saja kita tempuh langkah hukum karena dianggap tidak bertanggung jawab,” katanya.

Selain itu, pemerintah kota juga tengah menyiapkan solusi sementara berupa penyediaan rumah singgah bagi anak-anak jalanan. Ia mengaku telah mengalokasikan anggaran untuk menyewa rumah yang akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara.

Rumah singgah tersebut tidak akan berfungsi seperti panti asuhan permanen, melainkan hanya sebagai tempat pembinaan dalam jangka waktu tertentu sebelum anak-anak dikembalikan kepada keluarga mereka.

“Setelah dilakukan pembinaan, anak-anak tetap akan dikembalikan kepada orang tua. Karena itu persoalan ini membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Terkait dugaan eksploitasi anak di jalanan, Wattimena meminta masyarakat yang memiliki informasi atau bukti untuk menyampaikan laporan resmi kepada pemerintah. Ia menegaskan penanganan eksploitasi anak memerlukan koordinasi dengan aparat penegak hukum karena menyangkut aspek pidana.

“Kalau ada informasi tentang eksploitasi anak, sampaikan secara resmi kepada kami. Pemerintah tugasnya pembinaan, sedangkan penindakan merupakan kewenangan aparat penegak hukum,” jelasnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk membentuk tim terpadu guna menangani persoalan anak jalanan secara lebih komprehensif, termasuk dari aspek hukum.(EM)

Berita terkait

Wabup Pasaman Barat dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tentang RAPBN 2027

Wabup Pasaman Barat dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tentang RAPBN 2027

Pasaman Barat–Spektroom : Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, bersama pimpinan dan anggota DPRD Pasaman Barat mengikuti Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan, Jumat

Rafles
Denda Pajak Kendaraan Dihapus, Bapenda Maluku Dorong Wajib Pajak Bayar Pokok

Denda Pajak Kendaraan Dihapus, Bapenda Maluku Dorong Wajib Pajak Bayar Pokok

Ambon-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pelayanan pajak, termasuk memberikan relaksasi berupa penghapusan denda bagi wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak. Kepala Bapenda Provinsi Maluku, Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi., SH., M.Si, mengatakan kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah

Eva Moenandar, Julianto
Kemarau Panjang, 276 Warga Perbatasan Kapuas Hulu Krisis Air Bersih, Polri Turun dengan AWC

Kemarau Panjang, 276 Warga Perbatasan Kapuas Hulu Krisis Air Bersih, Polri Turun dengan AWC

Kapuas Hulu-Spektroom : Kemarau panjang mulai melanda kehidupan warga di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Sebanyak 108 kepala keluarga atau 276 jiwa di Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, kesulitan mendapatkan air bersih setelah debit sumber air dari perbukitan terus menurun. Merespons kondisi tersebut, Polres Kapuas Hulu melalui Polsek

Apolonius Welly, Julianto
Tingginya Partisipasi Masyarakat Untuk Sterilisasi Kucing Mendapat Sambutan Baik Dari DKP3

Tingginya Partisipasi Masyarakat Untuk Sterilisasi Kucing Mendapat Sambutan Baik Dari DKP3

Depok-Spektroom : Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok menggelar layanan sterilisasi kucing gratis . Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Depok menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Sebanyak 98 ekor kucing berhasil menjalani sterilisasi, terdiri dari 95 kucing jantan

Asmari, Julianto
ссс