WaliKota Ambon ; OPD Siap Diaudit BPK

WaliKota Ambon ; OPD Siap Diaudit BPK
Wali Kota Ambon menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026, dalam Apel pagi Senin 19/1/2026. Foto Eva. M

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan kesiapan jajaran Pemerintah Kota Ambon dalam mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran Tahun 2025, sekaligus mengingatkan keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak menghambat proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dijadwalkan mulai 26 Januari. Penegasan itu disampaikan Wali Kota saat memimpin Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 kepada perwakilan OPD, serta penyerahan bantuan UMKM kepada masyarakat penerima, Senin (19/1/2026), di Lapangan Apel Balai Kota Ambon.

Dalam arahannya, Wali Kota meminta seluruh OPD segera menuntaskan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) anggaran Tahun 2025.

Ia mengingatkan batas waktu penyelesaian administrasi seharusnya sudah berakhir pada 10 Januari 2026.

Pada 26 Januari BPK telah berada di pemerintah kota. Saya tidak mau lagi ada data yang diminta tapi tidak disiapkan. Semua harus serius karena pemeriksaan ini akan menentukan kualitas laporan keuangan kita,” tegasnya.

Wattimena menyebut kinerja pengelolaan keuangan Pemkot Ambon menunjukkan tren membaik. Namun, hasil pemeriksaan tahun anggaran 2025 akan menjadi penentu apakah pemerintah kota mampu mempertahankan atau meningkatkan opini laporan keuangan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota menyerahkan DPA Tahun 2026 sebagai dasar pelaksanaan seluruh program pembangunan daerah.

Ia meminta OPD segera mempersiapkan pelaksanaan kegiatan, termasuk yang bersumber dari pinjaman daerah, agar tidak mengulang keterlambatan tahun sebelumnya.

“Kita mulai lebih awal. Program pembangunan harus segera jalan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Walikota saat Penyerahan bantuan kepada Pelaku UMKM didampingi Sekot Ambon.Foto Eva. M

Dalam apel tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM berupa 80 unit gerobak kontainer dan 200 unit etalase.

Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat kecil, termasuk bagi pelaku usaha yang terdampak kebakaran, dengan catatan melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran. Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan. Setelah dibagikan, usaha harus jalan dan lokasinya juga harus tertata agar tidak menimbulkan masalah baru,” ujar Wattimena.(EM)

Berita terkait

Desa Ansang Landak Deklarasi Selamatkan Generasi dari Narkoba

Desa Ansang Landak Deklarasi Selamatkan Generasi dari Narkoba

Spektroom – Upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika gencar dilakukan di Kabupaten Landak. Seperti yang dilakukan Yayasan Agape In Christo, dalam kegiatannya menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Aula Persekolahan Agape In Christo, Desa Ansang, Kecamatan Menyuke, Jumat (13/02/2026). Kegiatan

Apolonius welly, Anggoro AP
Pemkab Kuansing Jemput Bola ke Pusat Cari Dukungan Untuk Pembangunan Berkesinambungan ke Beberapa Kementrian RI

Pemkab Kuansing Jemput Bola ke Pusat Cari Dukungan Untuk Pembangunan Berkesinambungan ke Beberapa Kementrian RI

Spektroom - Wakil Bupati Kuantan Singingi, Muklisin, melakukan audiensi ke Kementerian Transmigrasi di Jakarta baru baru ini, untuk memperjuangkan dukungan pembangunan infrastruktur, khususnya ruas jalan di kawasan eks transmigrasi Kabupaten Kuantan Singingi. Muklisin menjelaskan, keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan penyesuaian dari pemerintah pusat membuat pemerintah kabupaten perlu mencari dukungan lintas

Salman Nurmin, Rafles
Menko PMK Serahkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak, 52 Unit di Pasbar Terima Bantuan

Menko PMK Serahkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak, 52 Unit di Pasbar Terima Bantuan

Spektroom - Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah tahap I bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Barat. Untuk Kabupaten Pasaman Barat, penyaluran bantuan dilaksanakan secara virtual di Aula

Rafles