Warga Kuala Patah Parang Inhil Ditemukan Tak Bernyawa Usai Diterkam Buaya Saat Cari Siput

Warga Kuala Patah Parang Inhil Ditemukan Tak Bernyawa Usai Diterkam Buaya Saat Cari Siput
Saat masyarakat mencari korban menyisiri aliran sungai Hujan Desa Kuala Patah Arang. (Foto: Diskominfo Riau)

Pekanbaru-Spektroom : Keresahan menyelimuti masyarakat di kawasan Sungai Hujan, Desa Kuala Patah Parang, setelah kabar hilangnya seorang warga bernama Ipol (35) yang dilaporkan tidak kembali usai beraktivitas di sekitar sungai pada Rabu, 1 April 2026 sore. Peristiwa tersebut sontak membuat warga panik dan langsung melakukan upaya pencarian secara spontan.

Korban yang diketahui merupakan warga RT 010 RW 05 dan berasal dari suku Suku Duanu itu sebelumnya pergi mencari pucuk nipah dan siput di kawasan Sungai Hujan. Aktivitas tersebut merupakan rutinitas yang biasa dilakukan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun nahas, sekitar pukul 15.02 WIB, korban diduga diterkam buaya saat berada di tepian sungai.

Kabar hilangnya korban dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut. Warga yang mendengar kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pencarian. Suasana di sekitar sungai mendadak ramai oleh masyarakat yang membawa perahu, alat seadanya, serta perlengkapan pencarian lainnya.

Sedikitnya tujuh unit pompong milik warga dikerahkan untuk menyisir aliran Sungai Hujan. Dengan penuh semangat gotong royong, warga menyusuri setiap sudut sungai yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Sebagian warga menyisir menggunakan pompong, sementara lainnya berjaga di tepian sungai sambil memantau kemungkinan korban muncul ke permukaan.

Suasana haru dan cemas begitu terasa selama proses pencarian berlangsung. Kondisi sungai yang cukup dalam dengan arus yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri bagi warga. Selain itu, kawasan Sungai Hujan dikenal sebagai habitat alami buaya, sehingga proses pencarian dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah beberapa warga mengaku melihat kemunculan buaya di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga. Mereka tetap melanjutkan pencarian hingga malam hari dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Gelombang solidaritas juga terlihat dari banyaknya masyarakat yang turut memberikan dukungan. Tidak hanya warga Desa Kuala Patah Parang, masyarakat dari desa-desa sekitar di wilayah Kecamatan Sungai Batang juga ikut berdatangan untuk membantu proses pencarian. Doa-doa terus dipanjatkan agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Upaya pencarian berlangsung hingga larut malam. Warga bersama aparat desa tetap bertahan di lokasi dengan penuh harapan. Lampu perahu dan senter digunakan untuk menerangi area pencarian di tengah gelapnya malam.

Setelah berjam-jam pencarian dramatis, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan jasad korban langsung disambut suasana haru oleh keluarga dan warga yang sejak sore menunggu kabar tersebut.

Berdasarkan informasi dari warga yang dihimpun, kondisi jasad korban masih dalam keadaan utuh, meskipun terdapat beberapa luka pada bagian paha, kaki, dan wajah yang diduga akibat serangan buaya. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang kasus serangan buaya di wilayah Sungai Hujan, Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir. Warga pun diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai yang dikenal memiliki risiko tinggi.

Masyarakat juga berharap pihak terkait segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan sungai yang merupakan habitat alami satwa liar tersebut. (SN/MCR)

Berita terkait

Kado HUT Provinsi Riau ke-69, Plt Gubri Ajak Warga Mamfaatkan Pemutihan Pajak Kenderaan

Kado HUT Provinsi Riau ke-69, Plt Gubri Ajak Warga Mamfaatkan Pemutihan Pajak Kenderaan

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memberikan kado Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau melalui program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlangsung selama 1-31 Agustus 2026. Program tersebut memberikan keringanan bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan dengan menghapus denda dan tunggakan pokok pajak tahun-tahun sebelumnya. Pelaksana Tugas

Salman Nurmin, Rafles
Sempena Hari Jadi ke- 514 Bengkalis, Pemkab Gelar Ziarah Makam Pahlawan

Sempena Hari Jadi ke- 514 Bengkalis, Pemkab Gelar Ziarah Makam Pahlawan

Bengkalis-Spektroom: Peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar ziarah makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang dan pendahulu yang telah meletakkan fondasi lahirnya Negeri Junjungan, Jumat pagi, 31 Juli 2026. Ziarah ini menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan, pengabdian, dan persatuan dalam membangun Bengkalis

Salman Nurmin, Rafles
Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
ссс