Warga Mahia Krisis Air, PDI Perjuangan bantu Dua Tangki Air Berkapasitas 6 Ton
Ambon-Spektroom: Krisis air bersih yang membebani warga Dusun Mahia, Negeri Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, mendapat perhatian PDI Perjuangan. Untuk membantu masyarakat menghadapi kesulitan air di tengah dampak fenomena El Niño, partai tersebut menyalurkan dua tangki air berkapasitas 3,5 ton dan 2,5 ton, empat mesin pompa air, serta 100 batang pipa,pada hari Selasa (13/10/2026).
Bantuan dengan total kapasitas tangki mencapai enam ton itu diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kondisi cuaca kering di wilayah tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Upulattu Nikijuluw bersama Anggota DPR RI, Mercy Barends, turun langsung menemui masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan di dua titik di Dusun Mahia.
Upulattu mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kebutuhan dasar. Menurutnya, krisis air bersih tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa karena berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga.
“Kami datang untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan membantu meringankan beban warga, khususnya di Dusun Mahia yang sedang menghadapi krisis air bersih,” ujarnya.
Namun, di tengah upaya membantu masyarakat, Upulattu juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia meminta warga tidak membakar lahan sembarangan dan tidak menebang pohon secara tidak terkendali.
Menurutnya, kondisi cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Jika lingkungan terus rusak, dampaknya dapat dirasakan masyarakat, termasuk terhadap keberlangsungan sumber daya air.
“Hutan dan lingkungan harus kita jaga bersama demi kepentingan anak cucu kita ke depan,” tegasnya.
Penyaluran bantuan tersebut turut melibatkan dukungan Mercy Barends dan jajaran PDI Perjuangan Maluku.
PDI Perjuangan berharap bantuan tangki air, pompa, dan pipa itu dapat membantu warga menghadapi krisis air bersih. Di sisi lain, perlindungan lingkungan dan sumber air membutuhkan kepedulian serta tindakan nyata dari masyarakat.(EM)