Wawako Padang Panjang Allex Salurkan Bantuan Baznas untuk Balita Kelainan Jantung

Wawako Padang Panjang Allex Salurkan Bantuan Baznas untuk Balita Kelainan Jantung
(Foto: Kominfo Kota Padang Panjang)

Spektroom - Harapan untuk kesembuhan kembali terbuka bagi Zayn Alfarizqi (4), balita pengidap kelainan jantung bawaan asal Kelurahan Tanah Hitam, Kota Padang Panjang.

Melalui Program Padang Panjang Sehat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Zayn, anak dari pasangan Apriyonopi (38) dan Yulia Fitri Yanti (33).

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Wali Kota, Allex Saputra didampingi Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, serta Wakil Ketua Baznas, Zulkifli, Jumat (30/1/2026).

Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan keberangkatan serta sebagian biaya pengobatan Zayn yang akan menjalani operasi jantung lanjutan di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Wawako Allex Smmenyampaikan, Pemerintah Kota bersama Baznas terus berkomitmen mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pelayanan kesehatan.

“Terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang membutuhkan dan menjadi wujud kepedulian sosial kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Novi Hendri menjelaskan, bantuan tersebut merupakan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola Baznas untuk membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan mendukung proses kesembuhan anak,” katanya.

Ayah Zayn, Apriyonopi menceritakan anaknya pertama kali dirujuk ke RSUP Dr M. Djamil Padang untuk pemeriksaan lanjutan. Dari hasil pemeriksaan dan USG jantung, dokter menyatakan Zayn menderita penyakit jantung bawaan jenis Tetralogy of Fallot (TOF).

“Pada usia satu tahun dua bulan, anak kami dibawa ke RS Harapan Kita Jakarta dan menjalani operasi bedah jantung tahap pertama, yakni BCPS (Bidirectional Cavopulmonary Shunt). Setelah operasi tersebut, kondisi anak kami berangsur membaik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penanganan medis terhadap penyakit tersebut dilakukan melalui dua tahap operasi. Operasi tahap kedua dijadwalkan saat Zayn berusia empat tahun, sehingga pihak keluarga kembali mengajukan bantuan untuk mendukung keberangkatan dan kebutuhan pengobatan lanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan Pemerintah Kota Padang Panjang atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya. (RRE/harris)

Berita terkait

Kupas Politik Dinasti dari Perspektif Konstitusi, Prof. Dr. H. Abdul Latif tampil sebagai Pembicara Utama pada Seminar Nasional

Kupas Politik Dinasti dari Perspektif Konstitusi, Prof. Dr. H. Abdul Latif tampil sebagai Pembicara Utama pada Seminar Nasional

Makassar-Spektroom : Seminar Nasional berthemakan "Politik Dinasti dan Dinasti Politik dalam Sistim Demokrasi : Suatu Keniscayaan VS Pemasungan Hak Demokrasi Rakyat untuk dipilih sebagai Pejabat Publik" dilaksanakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jayabaya di Auditorium Prof Dr. Hj. Yuyun Moeslim Tahir, Rabu 6 Mei 2026. Seminar yang hadidiri Dekan

Yahya Patta, Rafles
Diduga Dipecat Tanpa Prosedur, Empat Pekerja Bukittinggi Tempuh Jalur Pengaduan ke KSPSI hingga DPRD

Diduga Dipecat Tanpa Prosedur, Empat Pekerja Bukittinggi Tempuh Jalur Pengaduan ke KSPSI hingga DPRD

Bukittinggi-Spektroom : Dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap empat pekerja outsourcing di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mencuat dan kini menjadi perhatian publik. Para pekerja yang sebelumnya bertugas di Dinas Perhubungan (Dishub) setempat itu memilih menempuh jalur pengaduan untuk mencari keadilan atas nasib yang mereka alami. Kasus ini bermula ketika keempat

Wiza Andrita, Rafles