Wawali Ambon: Investasi Mie Gacoan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi Kota

Wawali Ambon: Investasi Mie Gacoan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi Kota
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Patrick Moenandar resmi membuka gerai Mie Gacoan di Kota Ambon, Jumat (3/7/2027). Foto : Spektroom/Eva

Ambon-Spektroom: Mie Gacoan resmi membuka gerai pertamanya di Jalan Rijali Kota Ambon, Jumat (3/7/2027). Kehadiran jaringan kuliner nasional yang dikelola PT Pesta Pora Abadi itu tidak hanya menambah pilihan destinasi kuliner bagi masyarakat, tetapi juga membuka 120 lapangan kerja yang seluruhnya diisi oleh putra-putri asli Kota Ambon.

Peresmian gerai ditandai dengan tasyakuran grand opening yang dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, Anggota DPRD Propinsi Maluku Nita Bin Umar, Jajaran manajemen PT Pesta Pora Abadi, pimpinan OPD, Forkopimcam Sirimau, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Ely Toisutta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Mie Gacoan berinvestasi di Ambon. Menurutnya, kehadiran investor baru menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kota Ambon semakin kondusif dan mampu menarik pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

"Investasi seperti ini bukan hanya menghadirkan pilihan kuliner baru, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata melalui penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda Kota Ambon," kata Ely

Tenaga kerja Mie Gacoan dari Kota Ambon Maluku

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon akan terus mendorong investasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal sebagai upaya menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Wawali, semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula peluang kerja yang tersedia. Kondisi tersebut diyakini akan meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, juga berkomitmen menciptakan iklim usaha yang sehat melalui pelayanan perizinan yang mudah serta mendorong investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan sumber daya manusia lokal.

Selain itu, Ely berharap Mie Gacoan dapat membangun kemitraan dengan pelaku UMKM lokal, termasuk memanfaatkan produk-produk daerah apabila memungkinkan. Ia juga mengajak masyarakat mendukung kehadiran investasi tersebut dengan menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan.

"Kami berharap operasional usaha ini berjalan profesional, memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar, pengaturan lalu lintas, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Area General Wilayah Maluku-Papua Mie Gacoan, Yafer Imanuel saat diwawancarai wartawan

Sementara itu,General Manager Wilayah Maluku-Papua Mie Gacoan, Yafer Imanuel, mengungkapkan bahwa 120 karyawan yang direkrut merupakan warga asli Kota Ambon tanpa melibatkan tenaga kerja dari luar daerah.

Menurut Yafer, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri daerah sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran.
"Seluruh karyawan merupakan warga Ambon. Ini sesuai dengan misi perusahaan untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal," katanya.

Ia menjelaskan, sebelum mulai bekerja seluruh karyawan telah menjalani pelatihan intensif di Makassar selama tiga hingga enam bulan. Program tersebut bertujuan memastikan seluruh karyawan memiliki standar pelayanan dan kualitas kerja yang sama dengan gerai Mie Gacoan di daerah lain.
Yafer juga memastikan proses rekrutmen telah selesai sehingga untuk saat ini perusahaan belum membuka penerimaan karyawan baru.

Gerai Mie Gacoan Ambon mulai melayani pelanggan secara penuh pada Sabtu (4/7/2026) dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 23.00 WIT. Mengenai harga menu, pihak manajemen mengatakan, saat grand opening, seluruh produk yang dipasarkan dengan harga yang standart, terutama bagi kalangan pelajar.(EM)

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс