Wejangan Alumni Unsri: Legacy of Law: Belajar dari Jejak, Melangkah Lebih Jauh, Berbagi Pengalaman dan Inspirasi Alumni Kepada Mahasiswa Baru
Palembang - Spektroom: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang menggelar Wejangan Alumni “Legacy of Law: Belajar dari Jejak, Melangkah Lebih Jauh”.
Kegiatan berbagi pengalaman dan inspirasi alumni, Kabinet Aksara Juang, Departemen Hubungan Alumni, kepada Mahasiswa Baru, Sabtu, 3 Oktober 2026 berlangsung di Ruang Prof. Amzulian Rifai, Lt. 8 FH Tower Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Kampus Palembang.
Pembina BEM FH Unsri Rico Andreas menyatakan, Kegiatan ini bukan hanya sekedar pembelajaran dalam konteks fakultas, yang akan diberikan oleh pemateri, namun secara umum bisa mencakup pembinaan organisasi dan kegiatan Mahasiswa di Fakultas Hukum Sriwijaya Palembang.
"Saya kira tema legacy bukan hanya tantangan atau pencapaian dalam konteks perkulian hari ini, tapi tantangan nilai integritas yang diperlukan dalam konteks mahasiswa serta Kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat" ujar dia.
Rico Andreas juga mengajak memanfaatkan kegiatan dengan menyimak pengalaman dari para alumni , pembelajaran bagaimana berorganisasi serta mengikuti perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya.
"Di Fakultas Hukum, jangan hanya belajar menjadi Sarjana Hukum saja tapi, wejangan yang disampaikan para alumni bisa memberikan dampak dan menjadi potensi diri serta memperkuat hubungan antara mahasiswa, alumni dan alma mater" kata Rico berpesan.
Sementara diforum yang sama pada sesi diskusi Alumni FH Unsri yang juga Legal & Compliance Senior Manager PT. Semen Baturaja Tbk Indonesia M. Muammar Syah Reza menyampaikan, networking merupakan satu bentuk kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan, baik pribadi maupun lingkungan kerja dan juga akademik.
"Dilingkungan kampus, sangat diperlukan pembinaan jejaring atau networking karena kita tidak pernah tahu kawan-kawan kita nani profesinya apa dan yang paling penting lagi selain networking adalah adanya keahlian khusus itu yang akan kita bawa di tempat kita bekerja" urai Syah Reza menjelaskan.
Diskusi yang membahas seputar manajemen waktu dan menjalin jaringan baik di lingkungan kampus maupun dilingkungan kerja, juga menghadirkan narasumber lawyer and head Officer at Ryan Gumay Lowfirm Palembang Verel Amartya, S.H., C. LA.
Menurutnya di era globalisasi saat ini Mahasiswa harus mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman. Karena suatu keahlian yang "menjual" atau komersial, itu berangkat dari sebuah permasalahan.
Rumusnya selalu begitu, berangkat dari masalah dulu. Masalahnya apa? Solusinya ini. Nah, solusi itulah yang menjual sebetulnya. Sama seperti di akuntansi, permasalahan apa yang bisa diurai dalam dunia akuntansi, itulah yang menjadi daya jual sebagai seorang praktisi akuntansi.
"Kalau saya fokus di bidang hukum, pekerjaan saya tidak akan keluar dari bidang hukum. Karena saya mencoba untuk beradaptasi, saya belajar bermedia sosial, belajar memahami algoritma IG dan TikTok. Itu jelas bukan bidang saya banget, namun itu kan berangkatnya dari fokus di bidang hukum dulu. Berangkatnya dari ingin cari rejeki di bidang hukum" ujar Verel berilustrasi.(@Ng).